Abstract :
Syzygium polycephalum Miq (Merr & Perry) atau nama lokal Kupa merupakan tanaman asli Indonesia, tanaman ini telah dianggap sebagai salah satu tanaman obat karena sifat biologis dan kimianya yang bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Salah satu senyawa bioaktif yang teridentifikasi pada tanaman ini adalah flavonoid, senyawa bioaktif ini dapat diaplikasikan sebagai antibakteri, penghambat infeksi luka, antijamur, antivirus, antikanker, dan antiproliferasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun, batang, buah, dan biji kupa terhadap Escherichia coli, dan profil KLT Bioautografinya. Metode yang digunakan yaitu difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak etanol 10-100%, tetrasiklin sebagai kontrol positif, NaCl 0,9% sebagai kontrol negatif, dan DMSO sebagai blanko. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol buah kupa yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap e.coli pada konsentrasi 90 dan 100% dengan zona hambat 11,17 ± 0.058 mm dan 12,7 ± 0.917 mm. Ekstrak buah kupa memiliki aktivitas antibakteri e.coli kategori kuat, dan pada hasil KLT-Bioautografi terdapat zona bening.