Abstract :
Mayonnaise adalah emulsi minyak dalam air emulsi yang digunakan sebagai saus atau bahan pelengkap makanan. Produk ini dibuat dari minyak nabati dalam asam yang distabilkan oleh lesitin dari kuning telur sehingga membentuk suatu sistem emulsi. Tujuan peneitian adalah untuk mengetahui keberadaan kontaminasi mayonnaise yang terkontaminasi bakteri Salmonella Sp. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif, dengan jumlah 10 sampel mayonnaise di Mambo Kuliner Tasikmalaya. Sampel dikultur pada media TSB, SSA dan uji biokimia dengan tujuan untuk isolasi dan identifikasi keberadaan bakteri Salmonella sp. Dari hasil penelitian yang tidak ditemukan bakteri Salmonella sp pada sampel mayones di Mambo Kuliner Tasikmalaya. Maka dari hasil yang telah didapat dikatakan memenuhi standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) nomor 13 tahun 2019 tentang batas maksimal cemaran mikroba dalam pangan olahan dengan parameter Salmonella sp negatif/25g.
Kata kunci : Mayonnaise, kontaminasi, Salmonella sp