Abstract :
Pengelolaan obat di puskesmas merupakan salah satu segi manajemen puskesmas yang penting,
agar obat yang diperlukan tersedia setiap saat dalam jumlah yang cukup dan terjamin untuk
mendukung pelayanan yang bermutu serta terjaminnya ketersediaan obat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui profil pengelolaan dan ketersediaan obat TB di Puskesmas Pangandaran,
Puskesmas Cikembulan dan Puskesmas Sidamulih. Jenis penelitian yang digunakan teknik
observasional melalui wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode
pengadaan obat, seperti melalui sistem pengadaan yang terpusat, dapat berpengaruh pada
ketersediaan obat, Ketersediaan obat TB yang memadai di Puskesmas merupakan faktor kunci
dalam keberhasilan program pengendalian TB serta berpengaruh terhadap kepuasan pasien yang
memiliki derajat hubungan sebesar 0,70 dan 1,00 dibuktikan dengan persentase pemenuhan obat
TB pada masing-masing Puskesmas sebesar 100%. Dapat disimpulkan bahwa Pengelolaan obat
TB di tiga Puskesmas ini telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku
di masing-masing Puskesmas tersebut mulai dari perencanaan hingga pendistribusian obat dan
memiliki hubungan antara ketersediaan obat TB dengan kepuasan pasien yang dibuktikan dengan
persentase obat TB ketiga Puskesmas tersebut masing-masing sebesar 100%.