Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
Romadon, Mohammad Angga Ibnu
Subject
S1-Skripsi Farmasi
Datestamp
2024-09-03 04:11:20
Abstract :
Cincau hitam memiliki senyawa bioaktif, termasuk antioksidan. Pada konsentrasi 50 mg/ml,
aktivitas antioksidan cincau hitam meningkat dengan konsentrasi gum. Cincau hitam memiliki
banyak turunan fenol, seperti asam caffeic, asam protokatekuat, ?-tocopherol, hydrobenzolic acid,
asam vanilat, dan asam siringat. Karena senyawa bioaktifnya, cincau hitam dapat membantu
menurunkan kadar glukosa darah yang tinggi (Simamora dkk, 2019). Dalam penelitian ini
menggunakan metode TTGO (toleransi glukosa oral) Hewan eksperimen diberi larutan glukosa dan
kemudian diberikan sediaan serbuk effervescent selama 30 menit dan selama 90 menit. Mencit yang
akan menerima perawatan terlebih dahulu dipuasakan selama 18 hingga 24 jam. Studi ini bertujuan
untuk menentukan seberapa efektif serbuk cincau hitam (Mesona palustris BL) dalam menurunkan
kadar gula darah. Berdasarkan hasil penelitian, cincau hitam positif mengandung flavonoid,
alkaloid, tanin, dan saponin. Evaluasi sediaan terdapat hasil pH dan waktu larut memenuhi syarat
sediaan serbuk effervescent. Persentase kadar glukosa darah dosis 1 dan 2 pada menit ke 30 sebesar
26,70 %, dan 30,68 %, pada menit ke 60 dosis 1 dan 2 sebesar 39,19 % dan 49,49 %, serta pada
menit ke 90 dosis 1 dan 2 sebesar 47,01 % dan 51,53 %. Dosis terbaik terdapat pada dosis 2 dalam
menurunkan kadar glukosa darah.
Kata kunci : Daun cincau hitam, serbuk effervescent, TTGO, analisis data