Abstract :
Kesehatan memegang peranan penting dalam memungkinkan kita menjalani aktivitas sehari-hari dengan efisien dan menghindari berbagai penyakit. Masalah kesehatan mulut dan tenggorokan memiliki prevalensi yang signifikan dan sering dialami oleh masyarakat. Spirulina platensis diketahui kaya akan makro dan mikronutrien serta memiliki aktivitas antibakteri. Metode Ekstrak Spirulina platensis diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70%. Ekstrak ini kemudian diformulasikan menjadi edible film dengan penambahan Na-CMC, PEG 400, stevia, dan menthol. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi ekstrak 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil dari edible film yang diformulasikan dengan ekstrak Spirulina platensis menunjukkan aktivitas antibakteri yang signifikan. Konsentrasi ekstrak 8% menghasilkan zona hambat terbesar dengan rata-rata 12,2 mm untuk Streptococcus mutans dan 10,7 mm untuk Streptococcus pyogenes. Evaluasi fisik menunjukkan edible film memiliki karakteristik yang baik dengan ketebalan yang sesuai, pH antara 6,65-7,2, waktu hancur 8-13 detik, dan kadar air yang memenuhi standar.
Kata Kunci: Spirulina platensis , edible film, antibakteri, Streptococcus pyogenes, Streptococcus mutans