Abstract :
PROGRAM STUDI S1 FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA
SKRIPSI, AGUSTUS 2024
IMELDA SOLIHAH
Stroke adalah kondisi medis serius yang mempengaruhi fungsi otak.
Kronofarmakologi merupakan bagaimana waktu pengambilan obat dapat
mempengaruhi efektivitasnya berdasarkan ritme biologis tubuh. Tujuan penelitian
ini untuk menganalisis kejadian stroke iskemik berulang pada pasien yang
menggunakan antiplatelet di RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC)
Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini Menggunakan metode observasional
deskriptif dengan desain cross-sectional, penelitian ini mengumpulkan data primer
melalui rekam medis dari 549 pasien yang mengalami stroke, dengan 42 di
antaranya mengalami stroke berulang. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan
signifikan dalam interval waktu kejadian stroke berulang di antara penggunaan
obat yang berbeda. Rata-rata waktu terjadinya stroke berulang pada pasien yang
menggunakan aspirin tunggal adalah 160,94 hari, pada pasien yang menggunakan
klopidogrel tunggal adalah 97,22 hari, sedangkan pada kombinasi kedua obat
tidak tercatat kejadian stroke berulang. Analisis data juga menunjukkan bahwa
penggunaan aspirin pada siang hari lebih efektif dalam mencegah stroke berulang.
Kata Kunci : Stroke, Antiplatelet, Aspirin, Klopidogrel, Kronofarmakologi