DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN EFEK PRISMA PADA PEMAKAI KACAMATA MIOPIA DI SMAN 1 KOTA TASIKMALAYA
Total View This Week1
Institusion
UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA
Author
RATNASARI, RENI
Subject
KTI DIII-Refraksi Optisi 
Datestamp
2020-08-21 13:41:40 
Abstract :
ABSTRAK Efek prisma adalah pergeseran optik center lensa dengan pupil distance. Efek prisma ditimbulkan karena OC tidak sejajar dengan fokus mata. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana efek prisma pada pemakai kacamata koreksi miopia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan desain penelitian cross sectional. Subjek penelitian ini adalah pelajar pemakai kacamata koreksi miopia sedang di SMAN 1 Kota Tasikmalaya. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis deskriptif, data diperoleh dari lembar observasi dan wawancara, dan dinyatakan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian gambaran efek prisma pada pemakai kacamata koreksi miopia di SMAN 1 Kota Tasikmlaya diketahui bahwa kategori efek prisma dikelompokkan menjadi empat bagian dilihat dari dari rentang hasil efek prisma yang diperoleh, dari 35 jumlah responden, 4 kacamata (11,43%) tidak memiliki efek prisma. Pada rentang lebih dari 0 sampai 1∆ terdapat 15 kacamata (42,86%), pada rentang lebih dari 1∆ sampai 2∆ terdapat 13 kacamata (37,14%), dan kacamata yang memiliki lebih dari 2∆ ada 3 kacamata (8,57%). Diantara 35 orang siswa, pada kacamatanya dijumpai efek prisma dengan besar efek prisma mulai dari 0,2 ∆ sampai dengan 2,4 ∆. Arah efek prisma (Base) yang dijumpai lebih sering terjadi ke arah luas (Out). Untuk keluhan Sebagian besar pelajar mengatakan tidak ada keluhan seperti asthenopia, pusing dan penglihatan ganda. Pelajar dengan kacamata terdeteksi ada desentrasi tetapi tidak memiliki keluhan terhadap kacamata kemungkinan ini disebabkan karena besar efek prisma yang ditimbulkan masih dalam batas kecil. Kata Kunci : Efek Prisma, Desentrasi, Pupil Distance 
Institution Info

UNIVERSITAS BAKTI TUNAS HUSADA