Abstract :
ABSTRAK
GAMBARAN KADAR BILIRUBIN PADA SERUM SEGAR DAN SERUM YANG DILAKUKAN PENUNDAAN
Neneng Fitriani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Tunas Husada Tasikmalaya
Jl. Cilolohan No. 36 Tasikmalaya
fitrianineneng0@gmail.com
Pemeriksaan laboratorium klinik menentukan keputusan diagnosis suatu penyakit melalui hasil laboratorium. Hasil laboratorium yang berkualitas sangat diperlukan. Selain melakukan Pemantapan Mutu Internal (PMI), dan quality control harian, serta sistem penanganan sampel yang baik wajib dilakukan sebagai upaya untuk memberikan hasil laboratorium yang akurat. Untuk menjaga stabilitas sampel pemeriksaan diperlukan penanganan sampel sesuai ketentuan berdasarkan standard yang berlaku. Pada sampel yang kurang stabil (pemeriksaan kadar bilirubin) sebaiknya dilakukan pemeriksaan dengan segera atau menggunakan sampel serum segar, agar sampel tidak berubah. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui gambaran kadar bilirubin pada pemeriksaan serum segar (langsung) dan kadar bilirubin dengan melakukan penundaan serum pemeriksaan. Metode penelitian menggunakan studi literatur, yang ditelaah dari berbagai jurnal, referensi dan hasil-hasil penelitian terkait dengan judul /topic penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan rata rata kadar bilirubin segar lebih tinggi dari kadar bilirubin dengan sampel yang dilakukan dengan penundaan, baik penundaan yang dilakukan oleh suhu dingin maupun suhu kamar. Begitupun dengan gambaran kadar bilirubin yang tidak terkena paparan cahaya, menunjukan rata rata yang lebih tinggi dari sampel yang mengalami paparan cahaya. Penundaan sampel pemeriksaan, paparan cahaya dan suhu penyimpanan dapat menurunkan kadar bilirubin.
Keywords: bilirubin, paparan cahaya, suhu, waktu.