Abstract :
ABSTRAK
Gagal ginjal kronis merupakan suatu keadaan penurunan fungsi ginjal, dimana ginjal tidak mampu
mengekskresikan sisa metabolisme tubuh terutama ureum dan senyawa nitrogen lainya. Pada GGK
stadium akhir dibutuhkan Hemodialisis untuk mengeliminasi sisa metabolisme tubuh yang
menumpuk dalam darah. Efektifitas hemodialisa dapat dilihat dari penurunan kadar ureum serum
post hemodialisa. Tujuan penyusunan review literature ini adalah untuk mengetahui gambaran
kadar ureum pada pasien GGK pra dan post hemodialisa. Hasil review menunjukan kadar ureum
dalam darah pra hemodialisa akan meningkat karena fungsi ekskresi ginjal yang rusak/ terganggu
sehingga ureum menumpuk dalam darah sedangkan pada post hemodialisa, kadar ureum kembali
menurun atau bahkan normal karena salah satu fungsi hemodialisa adalah mengekskresikan zatzat hasil akhir metabolisme. Kesimpulan yang didapat pada review literature ini adalah terjadi
penurunan kadar ureum serum post hemodialisa, akan tetapi tidak semua kembali pada nilai
normal. Situasi dan kepatuhan diet pasien sesehari memegang peranan penting dalam
pengendalian kadar ureum serum pasien.
Kata Kunci : gagal ginjal kronis, ureum serum, hemodialisa.