Abstract :
Teknologi pembuatan tablet yang paling revolusioner adalah teknologi kempa langsung karena lebih bersifat ekonomis serta kemudahan saat pembuatan. Namun, tidak semua obat dapat dibuat tablet dengan metode kempa langsung karena memiliki daya alir, kompresibilitas, dan bioavailabilitas yang kurang baik. Ramipril merupakan obat antihipertensi golongan ACE-I (Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor). Ramipril termasuk Biopharmaceutics Classification System
(BCS) kelas II dengan bioavailabilitas sekitar 28%. Sudi literatur ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi tablet ramipril setelah dilakukan modifikasi dispersi padat, solid selfnanoemulsifying, dan fast dissolving tablet. Serta membandingkan pengaruh modifikasi dispersi padat, solid-selfnanoemulsifying, dan fast dissolving tablet terhadap laju disolusi tablet ramipril.
Kata kunci: daya alir, kompresibilitas, bioavailabilitas, Biopharmaceutics
Classification System (BCS).