DETAIL DOCUMENT
PENGARUH WAKTU PERENDAMANSERAT PADA LARUTAN NATRIUM BIKARBONAT (NaHCO3) TERHADAP KEKUATANTARIK DAN STRUKTUR MIKRO KOMPOSIT SERAT KULIT BATANG KERSEN - POLIESTER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
MUHAMMAD AGUNG LUTFINANDHA (STUDENT ID : 16050754011)
(LECTURER ID : 0024118402)
Subject
Teknik 
Datestamp
2022-12-23 14:42:59 
Abstract :
Pengembangan teknologi dibidang industrimaterial yang semakin maju menuntut pembaharuan jenis material dengan beratjenis (density) rendah, kuat dan ramah lingkungan seperti jenis materialkomposit serat alam. Penggunaan Laminate composite material kayu maplepada papan skateboard masih kurang efektif karena sering terjadi patahdan rusak akibat panas matahari serta air hujan. Perlu dilakukan inovasimaterial pada aplikasi papan skateboard salah satunya dengan menggunakanjenis komposit serat kersen (Muntingia calabura). Masalah yang seringterjadi pada material komposit serat alam yaitu lemahnya ikatan serat denganmatriks dan cacat akibat produksi yang menyebabkan sifat mekanis kurang sesuaidengan aplikasinya, proses perlakuan alkalisasi serat kersen dengan larutanalkali Natrium Bikarbonat (NaHCO3) diharapkan mampu memperbaiki ikatan seratdengan matriks. Penelitianini dilakukan untuk mengetahui pengaruh serat kersen tanpa perendaman dan seratkersen dengan lama perendaman selama 24 jam, 96 jam dan 192 jam pada larutanNatrium Bikarbonat (NaHCO3) dengan matriks poliester terhadapkekuatan tarik dan foto mikro kegagalan komposit. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimenserat kersen tanpa perendaman dan serat kersen dengan variasi lama perendamanselama 24 jam, 96 jam dan 192 jam pada larutanNatrium Bikarbonat (NaHCO3). Serat kersen dimasukkan padalarutan Natrium Bikarbonat (NaHCO3) dengan konsentrasi 12% padawadah selama 24 jam, 96 jam dan 192 jam. Pembuatan spesimen kompositmenggunakan metode hand lay up. Fraksi volume serat kersen denganpoliester sebesar 30%. Pengujian tarik menggunakan standar ASTM D638 . Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaankekuatan tarik antara komposit serat kersen tanpa perlakuan dengan jeniskomposit serat kersen variasi lama perendaman 24 jam, 96 jam dan 192 jam padalarutan Natrium Bikarbonat (NaHCO3). Lama perendaman serat menentukankemampuan interlocking antara serat dan matriks yang dipengaruhi akibathilangnya senyawa lignin, hemiselulosa, lilin dan minyak yang terdapat padaserat alam, Dapat dilihat dari hasil pengujian kekuatan tarik tertinggi didapatpada komposit serat kersen lama perendaman 96 jam sebesar 57.55 Mpa, seratkersen lama perendaman 192 jam sebesar 54.76 Mpa, serat kersen lama perendaman24 jam sebesar 45.38 Mpa dan kekuatan tarik terendah pada komposit serat tanpaperendaman sebesar 37.78 Mpa. Dari Pengamatan makro dan mikro pada spesimen ujitarik dominan menunjukkan kegagalan fiber pull out, yaitu kegagalanakibat ketidakmampuan matrik menahan beban yang diterimanya sehinggamenyebabkan serat terlepas kemudian patah karena gaya searah yang diterimanya. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya