DETAIL DOCUMENT
STUDI SIMULASI PENGARUH JARAK ANTAR KAWAT TERHADAP EFISIENSI SINGLE WOVEN MATRIX WIRE AND TUBE HEAT EXCHANGER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
M. ALAWY HILALUDDIN RAHARDJO (STUDENT ID : 15050754061)
(LECTURER ID : 0028126704)
Subject
Teknik 
Datestamp
2022-12-23 14:41:41 
Abstract :
Wire and Tube Heat Exchanger adalah penukar panas yang terdiri dari sebuah pipa yang di bagian luarpermukaan pipa diberi kawat yang bertujuan untuk memperluas permukaan perpindahanpanas. Wire and Tube Heat Exchanger telah banyak diaplikasikan dalamalat pendingin, kinerja pendinginan yang baik tergantung dari seberapa banyakpanas yang dibuang oleh kawat. Efisiensi kawat adalah faktor penting dalam baiktidaknya performa Wire and Tube Heat Exchanger. Desain kawat wovenmatrix merupakan desain baru untuk mencari kinerja yang optimal dari Wireand Tube Heat Exchanger. Penelitian ini memvariasikan jarakantar kawat (Pw) menjadi 5, 7, 9 mm dan massflow0,0011; 0,000571; 0,000549kg/s. Penelitian ini dilakukan dengan mengontrol suhufluida panas sebesar 80oC. Simulasi menggunakan software AnsysWorkbench 16.0. Simulasi digunakan untuk mengetahui distribusi perpindahanpanas di dalam tube. Validasi simulasi dilakukan secara eksperimendengan mengukur temperatur kawat Heat Exchanger di 9 titik. Dari penelitian ini diketahui Pw 7 mm dengan massflow 0,000571kg/s telahmampu mendinginkan fluida mencapai 30oC dengan semua kawat bekerjamembuang panas, sehingga menghasilkan efisiensi kawat tertinggi yaitu 74%. Pw 9mm dengan massflow 0,0011kg/s memiliki efisiensi kawat 64%, efisiensirendah dikarenakan Heat Exchanger belum mampu mendinginkan fluidamencapai suhu 30oC. Pada massflow yang tinggi dibutuhkanlebih banyak kawat agar Heat Exchanger mampu mendinginkan fluida hinggasuhu 30oC.Kata kunci : wireand tube, woven matrix, jarak antar kawat, massflow,simulasi, validasi, efisiensi kawat. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya