Abstract :
Pembelajaran speaking di kelas EFL harus dilakukan secara online di masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Studi ini menyelidiki persepsi siswa tentang pembelajaran berbicara di kelas EFL online selama pandemi. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan kuantitatif dan kualitatif, angket skala Likert serta wawancara dengan pertanyaan terbuka kepada 75 siswa kelas X SMA di Surabaya, Jawa Timur yang telah menerapkan pembelajaran berbicara online di kelas EFL. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa siswa mempersepsikan pembelajaran EFL online sulit untuk dipahami, dan tidak mendukung penerapan pembelajaran speaking dengan tantangan seperti masalah koneksi jaringan, rendahnya motivasi belajar siswa, dan kesulitan untuk menemukan platform yang sesuai untuk mempraktekan speaking. Namun, mereka juga merasakan bahwa dalam pembelajaran ini, guru berusaha semaksimal mungkin untuk menyampaikan materi pembelajaran EFL dengan memilih metode dan materi yang dianggap lebih mudah dipahami.Keywords: pembelajaran online, persepsi siswa, pembelajaran EFL, Speaking