DETAIL DOCUMENT
MAKNA KONOTASI BULAN, BINTANG DAN MATAHARI DALAM PUISI-PUISI KARYA HERMANN HESSE
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
ANDRE RACHMAD HABIBIE (STUDENT ID : 18020504039)
(LECTURER ID : 0002107608)
Subject
Bahasa dan Seni 
Datestamp
2022-12-23 14:50:27 
Abstract :
Puisi memiliki kata yang pendek dikarenakan terdapat makna yang implisit, sehingga pemaknaan sebuah makna sangat perlu dilakukan agar menemukan pesan dibalik kata tersebut. Hermann Hesse merupakanseorang penyair yang menulis tema tentang upaya individu keluar dari hidup nyaman dan mencari identitas diri dan keyakinan. Penulisanya yang selalu menggunakan simbol menarik perhatian peneliti untuk meneliti puisi-puisi karya Hesse mengenai pemaknaan yang digunakan. Dengan alasan tersebut penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan makna konotasi dan denotasi dari kata bulan, bintang, dan matahari menggunakan metode milik Roland Barthes pada puisi-puisi karya Hermann Hesse dari buku yang berjudul Wege Nach Innen dikarenakan 3 kata tersebut sering muncul pada buku tersebut. Metodeyang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisa puisi-puisi karya Hesse menunjukkan adanya 18 data dengan rincian: 5 kata bulan, 6 kata bintang, dan 7 matahari dari 9 puisi. Berbagai macam makna konotasi dari kata bulan, bintang, dan matahari yang didapatkan pada puisi-puisi yang dibuat oleh Hesse dalam kata bulan yang memiliki makna sebagai inspirasi sebuah karya, sebagai alat bantu memberikan sebuah penerangan, sebagai pergantian hari, kata bintang yang memiliki makna sebagai keyakinan, sebagai orang suci, sebagai doa dan kata matahari yang memiliki makna sebagai pengganti tuhan, sebagai tuhan itu sendiri dan kebebasan.Kata Kunci: makna, konotasi, denotasi, puisi. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya