Abstract :
Pamongbelajar dituntut untuk aktif mengembangkan potensi motivasi belajar wargabelajar yang nantinya mempengaruhi hasil belajar. Tujuan penelitian untukmengkaji peran pamong belajar dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajardan hambatan yang dialami oleh pamong belajar dalam meningkatkan motivasibelajar warga belajar. Pendekatan kualitatif diterapkan pada penelitian inidalam meningkatkan motivasi warga belajar program paket C. Subjek penelitianwarga belajar kelas X, XI dan XII yang berjumlah 51 orang dan 10 orang pamongbelajar. Informan kunci adalah pamong sebagai tutor paket C yang memahamitentang pembelajaran. Sumber data primer yang digunakan pada penelitian iniadalah hasil dari wawancara terkait peran pamong belajar dalam kegiatan pembelajaran,pengembangan model, melakukan penilaian, meningkatkan motivais belajar dankendala. Observasi dan dokumentasi hasil belajar warga belajar yang mengikutipembelajaran. Analisis data yang digunakan adalahreduksi data (reduction), penyajian data (display), penarikan kesimpulan danverivikasi (conclusing drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkanbahwa 1) Peran pamong belajar dalam kegiatan pembelajaran organisator denganmerumuskan RPP, kurikulum dan program semester, sebagai motivator, dilakukandalam upaya mengembangkan motivasi belajar warga belajar dengan cara bertanyadan memenuhi tugas, sebagai fasilitator, pamong belajar memberikan fasilitasdan kemudahan serta memperluas pengetahuan dengan mewariskan pengetahuan kepadawarga belajar. Melalui pembelajaran, sebagai evaluator, pamong belajar selalumengevaluasi warga belajar dengan menilai kinerja dalam perilaku akademik dansosial. Sudah dilakukan dengan baik, tapi masih belum maksimal 2) Hambatanpamong belajar dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajar dan kurangnyakeaktifan warga belajar, kurangnya kerjasama antara orangtua dengan pamongbelajar dan mengembangkan semangat warga belajar. Kata Kunci: peran, pamong belajar, motivasi belajar, warga belajar.