DETAIL DOCUMENT
Analisa Kuat Tekan & Porositas Mortar Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash dan GGBFS (Ground Granulated Blast Furnance Slag) Dengan Kondisi NaOH 10 Molar
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
AHMAD IHSAN NUURSI (STUDENT ID : 20050724095)
(LECTURER ID : 0006047303)
Subject
Teknik 
Datestamp
2023-09-01 01:23:13 
Abstract :
Perkembangankonstruksi di Indonesia berkembang pesat, sehingga dituntut untuk menghasilkansebuah teknologi inovatif untuk mortar. Sampai saat ini mortar adalah bahanbangunan yang paling sering digunakan yang terdiri dari beberapa materialseperti agregat halus, semen dan pasir. Maka dari itu, dibutuhkan berbagaiinovasi untuk menghasilkan mortar berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.Inovasi tersebut dapat dilakukan dengan menggantikan semen pada mortar yangdinamakan geopolimer. Bahan dasar dari geopolimer adalah bahan-bahan yangmengandung unsur-unsur kimia silika (Si) dan alumina (Al). Unsur-unsur ini bisadidapatkan pada limbah industri seperti limbah fly ash dan GGBFS (Ground Granulated Blast Furnance Slag). Untukbahan yang mengandung unsur kimia tersebut agar dapat mengikat seperti semenmaka harus dicampur dengan larutan alkali (aktivator) yaitu natrium hidroksida(NaOH) dan sodium silikat Na2SiO3. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuikomposisi optimum pada mortar geopolimer dengan bahan dasar fly ash dan GGBFS. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimendengan benda uji berukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm dengan rasio SS/SH 10 Molar = 1,5serta rasio W/S = 0,678. Jumlah variasi mix design sebanyak 12buah dengan perawatan suhu ruang lalu dilakukan pengujian saat usia 7, 14 dan28 hari. Penelitian ini mendapatkan hasil yaitu nilai kuat tekan optimum dannilai porositas minimum terjadi pada mixdesign 10 pada usia 28 hari dengan nilai kuat tekan sebesar 58,93MPa serta nilai porositas sebesar 5,73% jadi nilai kuat tekan berbanding terbalik dengan nilaiporisitas. Nilai kuat tekan meningkat seiring bertambahnya bahan dasar GGBFSdan berkurangnya fly ash namun peningkatan ini hanya sampai dengan mixdesign 10 dengan komposisi komposisi 55% fly ash dan 45% GGBFSbegitupun sebaliknya untuk uji porositas cendenrung menurun sampai dengan mixdesign 10. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya