Abstract :
Perangkatpembelajaran merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran di SMK Negeri2 Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk: (1) untuk mengetahui kevalidan experiment sheet, (2) untuk mengetahuikeefektifan experiment sheet, (3)untuk mengetahui kepraktisan experimentsheet pada mata pelajaran instalasi motor listrik.Metode penelitian yangdigunakan adalah metode research anddevelopment (R&D), dengan langkah penelitian: (1) potensi dan masalah, (2)pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk, (6)uji coba produk, dan (7) analisis dan pelaporan. Desain penelitian yangdigunakan Non-equivalent control groupdesign. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surabaya denganmenggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitianpengembangan ini adalah perangkat pembelajaran berbasis experiment sheet dengan rerata 86,45% dikategorikan sangat validdan layak digunakan. Perangkat pembelajaran instalasi motor listrik reratakevalidan 89,29% dikategorikan sangat valid dan layak digunakan, soal tes pengetahuanrerata didapatkan 86,11% dikategorikan sangat valid dan layak digunakan. Lembarpenilaian (LP) sikap spiritual didapatkan rerata 89,17% dikategorikan sangatvalid dan layak digunakan. Lembar penilaian sikap sosial didapatkan rerata89,17% dikategorikan sangat valid dan layak digunakan.Hasil kepraktisanperangkat pembelajaran berbasis experimentsheet meliputi respon siswa terhadap pembelajaran berbasis experiment sheet didapatkan rerata86,15% yang dikategorikan sangat valid dan layak digunakan.Hasil belajar ranahkognitif siswa yang dikembangkan pada level higherorder thingking skills (HOTS) meliputimenganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan menciptakan (C6) menunjukkan perbedaan,kelas kontrol mendapatkan rerata 63,83, sedangkan kelas eksperimen nilai rerata80,83 yang artinya pada kelas eksperimen yang menggunakan experiment sheet menunjukkan hasil belajar siswa ranah kognitif yangartinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelaseksperimen. Hasil belajar siswa ranah psikomotor mata pelajaraninstalasi motor listrik kelas kontrol mendapatkan nilai rerata 70,00 dan kelaseksperimen 85,07 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.Hasil belajar ranah afektif siswa kelas kontrol mendapatkan rerata 75,00 dan kelas eksperimen 81,04 hasilbelajar ranah afektif siswakelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.Hasilpenelitian di atas menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran berbasis experiment sheet untuk meningkatkan higher order thingking skillspada mata pelajaran instalasi motor listrik sangat layak digunakan.Kata Kunci: pembelajaran, experiment sheet, higher order thingking skilss IML.