DETAIL DOCUMENT
WUJUD CAMPUR KODE TUTURAN SISWA-SISWI DI LINGKUNGAN MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1 JEMBRANA NEGARE, BALI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
Moch. Isa Daud W (STUDENT ID : 15020144011)
(LECTURER ID : 0024077411)
Subject
Bahasa dan Seni 
Datestamp
2022-12-23 14:43:02 
Abstract :
Kata kunci : campur kode, tuturansiswa-siswi di lingkunganmadrasah aliyahnegeri (MAN) 1 Jembrana Negare BaliPemilihan judul Wujud Campur Kode Tuturan Siswa-siswiDi Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jembrana Negare Balidilatarbelakangi oleh potensi sebuah kampung Melayu yang terdapat di pulau Baliterdapat beraneka ragam ras dan agama yang bermukim disana. Akan tetapimasyarakat muslim di sebuah kampung tersebut lebih mendominasi, serta memilikikeunikan dalam gaya berbicaranya dibandingkan dengan masyaraakat lainya yangberada di pulau Bali. Sehingga hal tersebut memunculkan fenomena kebahasaanyakni campur kode.Terdapatdua rumusan masalah yaitu, (1) Bagaimanawujud campur kode tuturan siswa pada saat berinteraksi dalam berkomunikasi di lingkunganMadrasah Aliyah Negeri (MAN 1) JEMBRANA, Bali?, (2) Faktor apa yang menyebabkanterjadinya peristia campur kode pada lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN 1) JEMBRANA,Bali?Penelitianini merupakan penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Data yangdigunakan ialah tuturan seorang siswa yang mengandung unsur campur kode dalamaktivitas dilingkungan sekolah MAN 1 Jembrana, Bali. Metode yang digunakan dalampenelitian ini merupakan metode simak dan catat.Hasil penelitian ini dapatmendeskripsikan beberapa hal sebagai berikut, (1) bentuk campur kode dalamtuturan siswa yang terdapat di lembaga MAN 1 Jembrana Bali meliputi, penyisipanunsur berwujud kata, penyisipan yang berbentuk frasa, penyisipan unsurberbentuk baster, penyisipan unsur berbentuk perulangan kata, penyisipan unsurberbentuk idiom dan penyisipan unsur yang berbentuk klausa. Peristiwa campurkode ini terjadi ketika siswa MAN 1 Jembrana melakukan percakapan, baik itudiwilayah kantin sekolah, di dalam kelas, di lapangan sekolah, dikntin, bahkanketika berbicara dengan guru para siswa tidak menggunakan bahasa Indonesiaketika berdiskusi. Akan tetapi hal tersebut dilakukan ketika diluar jam pelajarantidak pada saat pelajaran berlangsung. Semua penyebab tersebut dapat merekalakukan secara sengaja dan tidak sengaja, (2) faktor penyebab terjadinyaperistiwa campur kode yang dilakukan oleh siswa MAN 1 Jembrana Bali karenaterdapat beberapa karakter yang dimiliki oleh penutur ataupun mitra tuturnya,seperti latar sosial dan lain sebagainya yang biasa memengaruhi terjadinyaperistiwa tersebut. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya