Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
WANODYA AYU CHANDRADEVI KUNHARJITO (STUDENT ID : 15030244038)
(LECTURER ID : 0015046803)
Subject
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Datestamp
2022-12-23 14:38:42
Abstract :
Penyakit diabetes melitus berpotensimenimbulkan komplikasi. Komplikasi yang muncul lebih awal dan terjadi lebihcepat adalah aterosklerosis atau peradangan pada pembuluh darah yang ditandaidengan deposit massa kolagen dan lemak. Tujuan utama penelitian ini adalahuntuk mengetahui pengaruh ekstrak Ageratumconyzoides L. terhadap persentase lesi aterosklerosis mencit (Mus musculus) jantan diabetes melitus.Penelitian ini bersifat eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL).Subyek penelitian yang digunakan adalah mencit galur BALB/c sebanyak 24 ekor.Hewan coba dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol negatif (KN), kontrolpositif (KP), Ekstrak Ageratum conyzoidesL. 28 mg/kgBB (KA), Ekstrak Ageratum conyzoides L. 70 mg/kgBB (KB),Ekstrak Ageratum conyzoides L. 112mg/kgBB (KC), dan obat glibenclamide 5 mg/kgBB (KD). Induksi diabetesmenggunakan Alloxan monohydrate secaraintraperitoneal. Penelitian dilakukan selama 14 hari. Aterosklerosis diamatipada bagian pembuluh darah aorta dekat jantung. Data glukosa darah diujimenggunakan uji Kolmogorov-smirnov, uji homogenitas, uji Anova,dan Uji Duncan. Data persentaseaterosklerosis diuji menggunakan Uji Kolmogorov-smirnovdan uji Kruskall Walis. Hasil penelitian ini menunjukkan persentaseaterosklerosis pada KN, KP, KA, KB, KC, dan KD secara berturut-turut adalah 0%;25%; 8,33%; 0%; 0%; 0%. Sedangkan perubahan glukosa darah pada KN, KP, KA, KB,KC, dan KD secara berturut-turut ialah 1,75; 18,25; 34,50; -55,00; -104,25; dan-24,75 mg/dL. Simpulan yang dapat diperoleh pada penelitian ini yaitu ekstrak Ageratum conyzoides L. 70 mg/kgBB palingoptimal dalam mencegah terjadinya aterosklerosis dan memulihkan kadar glukosadarah mencit jantan diabetes melitus. Kata kunci: Ageratumconyzoides L.,Aorta, Aterosklerosis, glukosa darahpuasa.