DETAIL DOCUMENT
IDENTIFIKASI BAHAYA DALAM UPAYA MEMPERKECIL RESIKO KECELAKAAN KERJA DI BAGIAN LAMBUNG PT. DOK DAN PERKAPALAN SURABAYA (PERSERO)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
YUSY WAHYUDIN (STUDENT ID : 16050524048)
(LECTURER ID : 0027037803)
Subject
Teknik 
Datestamp
2022-12-23 14:42:39 
Abstract :
Perusahaan yang profesional akan selalu menjaga keselamatan dan kesehatankerja bagi karyawanya sehingga dapat memperkecil resiko terjadinya kecelakaan.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bahaya dalam upayamemperkecil resiko kecelakaan kerja. Penelitian ini termasuk dalam penelitiandeskriptif kuantitatif dimana pekerjaan di bagian bengkel lambung sebagai objek penelitian. Teknikpengumpulan data yaitu observasi langsung ke lapangan, menelaah dokumen dan wawancara pihak terkaitserta pendokumentasian kegitan. Berdasarkan hasil penelitian danpembahasan, langkah-langkah identifikasi bahayapadabengkel Lambung di PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) ditemukan denganmetode Analisa Keselamatan kerja yaitu menentukan pekerjaan yangakan dianalisis di bagian di bengkel lambung PT.Dok dan Perkapalan Surabaya(Persero), membagi pekerjaan menjadi beberapa tahapan yangdiperoleh dari Instruksi Kerja (IK) perusahaan,identifikasi potensi bahaya dengan mempelajari sumber-sumber terkait, menentukan langkah pengamanan berdasarkan hierarki pengendalian risiko, mengkomunikasikan dengan pihak terkait denganpendokumentasikan baik secara file soft copy, hard copy, maupunberupa foto dokumentasi.Upaya memperkecil resiko kecelakaan dengan melakukantindakan penilaian resiko disetiap langkah kerja yang berpotensi bahaya. Hasil perkalian antara tingkat keseringan dengan tingkat keparahan dijadikan sebagai data penilaian resiko. Peneliti menemukan high risk pada pekerjaan welding 6,25%, marking andcutting 23,07%, bending 0%. Medium risk pada pekerjaan welding 12,5%, markingand cutting 38,46%, bending 22%. Sedangkan low risk pada pekerjaan welding81,25%, marking and cutting 38,46%, bending 77,78%. Jenis pengendalian ditentukan berdasarkan OHSAS 18001 : 2007, yaitu berdasarkan hierarkitingkat risiko yang mungkin terjadi. Jenis-jenis pengendalian yang sesuai dengan permasalahan ini yaitu pendekatan administratif,penggantian alat dan bahan kerja yang lebih aman,kesadaran karyawan akan penting penggunakaan alat pelindung diri,safety talk secara rutin dan penerapan 5R. Hasil pengendalianini berdasar diskusi dengan semua pihak yang terkait.Kata Kunci: Identifikasi bahaya, Resiko Kecelakaan kerja,Keselamatan dan Kesehatan Kerja 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya