DETAIL DOCUMENT
KAJIAN BENTUK PENYAJIAN LAGU KIDDUNG DALEM DALAM UPACARA ADAT NYONGKOLAN SUKU SASAK DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
LALU MUHAMMAD GITAN PRAHANA (STUDENT ID : 14020134106)
(LECTURER ID : 0026037604)
Subject
Bahasa dan Seni 
Datestamp
2022-12-23 14:43:04 
Abstract :
Lagu Kiddung Dalem merupakan satu lagu tradisi yang disajikan oleh musik tradisional Gendang Beleq dalam prosesi upacara adat Nyongkolan suku Sasak pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Lagu Kiddung Dalem dewasa ini masih terus dijaga oleh masyarakat suku Sasak sebagai sarana melegitimasi kelangsungan kehidupan tradisi adat melalui prosesi adat pernikahan. Sehingga akan sangat menarik dilakukan penelitian dengan rumusan masalah bagaimanakah bentuk penyajian lagu Kiddung Dalem dalam prosesi upacara adat Nyongkolan di suku Sasak dan bagaimanakah bentuk lagu Kiddung Dalem dalam upacara adat Nyongkolan suku Sasak. Kajian pustaka yang digunakan didalam penelitian mengacu sumber buku buku yang berkaitan mengenai bentuk penyajian seni pertunjukan bentuk dan struktur didalam sebuah lagu. Penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan lokasi penelitian di kelurahan Gerunung kabupaten Lombok Tengah propinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian berupa sajian data bersifat diskriptif pada bentuk penyajian dan bentuk lagu Kiddung Dalem. Pada bentuk penyajian menemukan data meliputi instrumentasi dengan tujuh belas jenis alat musik yakni Gendang Beleq Kenceng atau Cemprang Rinceq Reong Gong Petuq dan Suling yang diminakan oleh 17 pemusik atau Sekhe. Jumlah 17 pemain tersebut di representasikan oleh masyarakat Sasak sebagai simbol rakaat sholat wajib dalam kepercayaan agama Islam. Kemudian Setting pertunjukan dilakukan di halaman rumah pengantin perempuan ketika prosesi adat Nyongkolan berlangsung. Sehingga panggung pertunjukan berbentuk panggung terbuka dan tata busana yang digunakan adalah baju Godeq Nongkeq yang merupakan pakaian adat laki laki suku Sasak. Pada bentuk lagu Kiddung Dalem meliputi penemuan data tentang pembagian dua bagian lagu yang terdiri dari 58 birama dan terbagi dalam 8 frase tanya dan 8 jawab serta memiliki 32 motif. Pada bagian pertama disebut dengan Kabor yang terdiri dari 4 bagian dan bagian kedua yaitu Pelayon. Lagu Kiddung Dalem disajikan secara instrumental dalam prosesi upacara adat Nyongkolan. Lagu Kiddung Dalem oleh masyarakat suku Sasak digunakan sebagai bentuk ekspresi rasa syukur kegembiraan kekeluargaan dan juga media untuk menyampaikan petuah petuah adat dalam suku Sasak di pulau Lombok. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya