Abstract :
AbstrakSiswa pada dasarnya tidak ingin merasa bosan pada saat pembelajaran, karena pelajaran yang membosankan pada akhirnya menjadi tidak menyenangkan. Hal ini terjadi pada siswa kelas VII di SMPN 19 Surabaya, karena pada saat pembelajaran Pendidikan Jasmani berlangsung tidak semua siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan antusias karena materi yang diberikan dirasa kurang menarik. Akan tetapi saat pemanasan berupa permainan siswa terlihat menjadi semangat dan mereka terlihat siap dan antusias untuk menerima materi selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana pengaruh permainan tradisional dalam aktivitas pemanasan terhadap kesiapan siswa dalam proses pembelajaran PJOK. Subjek penelitian berjumlah 56 siswa kelas VII SMPN 19 Surabaya, terdiri 28 siswa kelompok eksperimen dan 28 siswa kelompok control. Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan metode pendekatan kuantitatif dan menggunakan desainpre test-post test control group design. Teknik pemilihan sampel menggunakancluster random samplingsedangkan pengambilan data menggunakan kuesioner informatif berupagoogle formyang berisi jumlah penghitungan denyut nadi sebelum dan sesudah pemanasan oleh setiap responden pada saatpre-testdanpost-testselama 1 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan yang ditunjukkan dengan nilai taraf signifikan 0,585 > 0,05. Sehingga peneliti dapat menyimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dalam pengaruh pengaruh penerapan permainan tradisional dalam pemanasan terhadap kesiapan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada siswa kelas VII SMPN 19 Surabaya.Kata Kunci:permainan tradisional; pemanasan; kesiapan siswa