DETAIL DOCUMENT
PENGGUNAAN TEKS DAN INTERTEKSTUALITAS PADATEKS DER TAGESSPIEGEL.DE MENGGUNAKAN METODEANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
AINUN SYAIFIA SALSABILA (STUDENT ID : 16020504014)
(LECTURER ID : 0002107608)
Subject
Bahasa dan Seni 
Datestamp
2023-09-01 01:23:13 
Abstract :
Jumlah komunitas muslim telah meningkat antara padatahun 2010 dan 2016. Populasi Muslim di Jerman tersebutmeningkat dari angka 3,3 juta menjadi 6,6 juta. Peningkatan initerjadi sejak tahun 2015, sejak dibukanya pintu masuk ke Jermanbagi para imigran. Di saat populasi muslim di Jerman semakinmeningkat, ternyata di balik itu semua, ada juga kekhawatirandari masing-masing pihak. Yaitu adanya ide-ide politik Islamdalam agama Islam. Gagasan ini dijelaskan dalam situswww.bpb.de dalam tulisannya yang berjudul Was ist eigentlichunter "politischem Islam" zu verstehen? bahwa cukup menjadi halyang menakutkan bagi kalangan anti-Islam yang menganggappaham ini sama dengan Islamisme. Ditambah lagi dengan citraburuk Islam yang sudah ada sejak pembajakan dan penjatuhanpesawat oleh kelompok Al Qaeda ke gedung World Trade Center(WTC) pada 11 September 2001. Sejak saat itu politik Islam seringdiasosiasikan dengan sesuatu yang berbahaya. teroris danekstrimis. Selain itu, gagasan Islam politik di Jerman masih terusdidiskusikan dalam berbagai wacana yang dikemas dalamberbagai bentuk. Seperti berita, jurnal, radio. Melihat peranwacana ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana wacanamerepresentasikan Islam politik. Jenis teks wacana yang akandianalisis, menurut pembahasan dalam pendahuluan penelitianini, peneliti ingin mengetahui bagaimana Islam politikdirepresentasikan.Kata kunci: wacana kritis, representasi, politik Islam 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya