DETAIL DOCUMENT
Praktik Literasi Antar Budaya Digital Mahasiswa EFLUniversity: Etnografi Virtual di Ruang Kelas Indonesia dan Thailand
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
NICO IRAWAN (STUDENT ID : 19070956001)
(LECTURER ID : 0003086706)
Subject
Pascasarjana 
Datestamp
2022-12-23 14:50:24 
Abstract :
ABSTRAK Nico Irawan. 2022. Praktik Literasi Antar Budaya Digital MahasiswaEFL University: Etnografi Virtual di Ruang Kelas Indonesia dan Thailand.Disertasi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra, Program PascasarjanaUniversitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I) Dra. Pratiwi Retnaningdyah,M.Hum., M.A., Ph.D., dan (II) Dr. Ali Mustofa, S.S., M.Pd.Kata kunci: Praktikliterasi digital, identitas, literasi antarbudaya, platform online,sosiokultural Penelitian ini bertujuan untuk menggalipengalaman praktik literasi digital antarbudaya mahasiswa EFL, kemampuan yangharus dihadapi dalam praktik literasi antarbudaya digital, dan kendala yangdihadapi mahasiswa EFL dalam praktik literasi antarbudaya digital di RuangKelas Indonesia dan Thailand melalui platform online, seperti aplikasiDingTalk, WhatsApp, dan ZOOM Meeting, menampilkan komunikasi sinkron danasinkron berdasarkan metode etnografi virtual.Penelitian ini juga menyelidiki bagaimanaseorang dosen atau dosen menjawab kebutuhan mahasiswa internasional dalam halpengalaman praktik literasi antarbudaya digital dan praktik komunikasiantarbudaya melalui pemahaman lintas budaya, yang dikembangkan Michael Byrampada platform online. Selain itu, penelitian ini juga berfokus pada mahasiswaEFL yang mengadaptasi geografi emosional saat menghadapi praktik literasidigital antarbudaya yang dikembangkan oleh Andy Hargreaves dalam aplikasiDingTalk dan pertemuan dan perspektif ZOOM untuk berpikir tentang sosiokulturaldan Zone of Proximal Development (ZPD) yang dikembangkan oleh Lev S. Vygotsky.Terakhir, peneliti juga mengambil beberapa dukungan teori lain (yaitu, Englishas a Foreign Language (EFL), pembelajaran online, internasionalisasi pendidikantinggi, digitalisasi) dapat mendukung menganalisis bagaimana praktik literasiantarbudaya digital dapat diberlakukan untuk mahasiswa EFL di dua lanskapterutama melalui platform online.Peneliti melakukan observasi virtual melaluiplatform online dengan merekrut peserta dari berbagai negara di kelas online,wawancara semi terstruktur, dan memilih peserta untuk pengumpulan dan analisisdata. Peneliti menggunakan etnografi virtual sebagai desain penelitian. Untukmenambahkan lebih banyak pendekatan pada penelitian ini, peneliti jugamengambil teori Interpretative Phenomenology Approach (IPA) oleh Smith et al.(2009) dan photovoice untuk memperkuat pengumpulan data dan temuan penelitian.Peneliti hanya merekrut dua puluh empat mahasiswa internasional denganpurposive sampling untuk memaksimalkan analisis data dan dengan data namasamaran sebagai penelitian etis dari dua lanskap (yaitu, universitas Thailanddan Indonesia). Dari dua lanskap universitas, peneliti baru memutuskanperwakilan negara peserta, seperti Indonesia, Kamboja, Mesir, Jerman, Chinadaratan, Korea Selatan, Thailand, Filipina, dan Vietnam.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa siswa internasional mengidentifikasi bahasa Inggris sebagaifaktor paling berpengaruh dalam menentukan kualitas praktik literasiantarbudaya digital dalam pembelajaran berbicara melalui platform online.Mahasiswa EFL University dapat menggunakan platform ini dalam proses belajarmengajar dan berinteraksi antar budaya. Terlepas dari berbagai batasan danketerjangkauan, siswa dapat beradaptasi dan berkomunikasi dengan rekan-rekanmereka secara lintas budaya, seperti bagaimana mereka menghasilkan berbicarabahasa Inggris dengan aksen yang berbeda, mengucapkan kata-kata bahasa Inggrisdengan berbagai model, dll. Penelitian menemukan bahwa peserta perlu belajardan terlibat dalam keterlibatan antar budaya yang substansial dengan anggotafakultas atau dosen melalui platform online untuk bertahan hidup danmenampilkan identitas budaya mereka secara online atau melalui platform online.Selain itu, penelitian ini dapat membantu memberikan informasi tambahan tentangsiswa internasional yang mempraktikkan literasi antarbudaya digital dan menuaimanfaat dari pembelajaran online, terutama dengan teknologi pertemuan DingTalkdan ZOOM. Selain itu, penelitian ini penting bagi peneliti masa depan yang tertarikpada etnografi dan literasi antarbudaya digital, serta guru dan profesor yangmemiliki siswa internasional dan belajar antarbudaya dari jarak jauh denganaplikasi teknologi. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya