Abstract :
Tuberkulosismenjadi masalah kesehatan global utama. Peningkatan kasus Tuberkulosis ResistenObat (TB RO) merupakan akibat dari perbuatan manusia (man-made phenomenon). Problematika eksternal yang dihadapi olehpasien TB RO yang berpengaruh pada proses pengobatan adalah stigma dandiskriminasi yang terjadi di lingkungan sosial pasien. Permasalahanstigmatisasi dan diskriminasi menambah beban hidup pasien TB RO salah satunyapada aspek sosial dan ekonomi. Adapun tujuan daripenelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi objektif sosial ekonomi pascapasien terdiagnosa TB RO, menganalisis bentuk dan proses pembentukanstigmatisasi dan diskirminasi pasien TB RO, serta menganalasis dampak sosialekonomi dari stigmatisasi dan diskriminasi. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan teori stigma dari Erving Goffman yangdisempurnakan dengan temuan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomipasien TB RO mengalami perubahan akibat kondisi TB yang dialami dan diperparahdengan kehadiran stigmatisasi dan diskriminasi. Proses pembentukan stigmatisasidan diskriminasi yang dialami oleh pasien TB RO terbentuk atas dasar penilaiankondisi tubuh, ciri fisik pasien, serta gejala yang ditimbulkan. Penilaian daripanca indra tersebut bersamaan dengan munculnya berbagai persepsi yangdisebabkan oleh kurangnya pengetahuan dari masyarakat terhadap penyakit TB ROmulai dari penularan, pencegahan, sampai pada proses pengobatan. Kurangnyapengetahuan dari masyarakat menimbulkan berbagai persepsi dan pemahaman ataskondisi penyakit TB RO yang dialami oleh pasien. Persepsi yang ditimbulkanmemunculkan adanya stigma dan pelabelan. Stigma yang beredar ditambah kurangnyapengetahuan menimbulkan ketakutan berlebih pada pasien TB RO hingga akhirnyaberujung pada tindakan diskriminatif. Stigmatisasi dan diskrminasi yangdiberikan kepada pasien TB RO berdampak pada kehidupan sosial ekonomi yakniadanya isolasi sosial, stigma diri pasien, kerugian ekonomi, penurunan kualitashidup, peningkatan beban sosial ekonomi pada kelaurga, dan ketidaksetaraandalam akses pekerjaan. Kata Kunci :Sosial Ekonomi, Stigmatisasi, Diskriminasi, Pasien TB RO