DETAIL DOCUMENT
REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA USING DALAM NOVEL KERUDUNG SANTET GANDRUNG KARYA HASNAN SINGODIMAYAN DAN PEREMPUAN BERSAMPUR MERAH KARYA INTAN ANDARU(Perspektif Teori Identitas Budaya Stuart Hall)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
NIILATUL 'IZZAH (STUDENT ID : 18070835026)
(LECTURER ID : 0022125601)
Subject
Pascasarjana 
Datestamp
2022-12-23 14:46:42 
Abstract :
ABSTRAKIzzah, Nilatul. 2021. Representasi Identitas Budaya Using dalam Novel Kerudung Santet Gandrung Karya Hasnan Singodimayan dan Perempuan Bersampur Merah Karya Intan Andaru (Perspektif Teori Keterpecahan Identitas Budaya Stuart Hall). Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra, Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Setya Yuwana, M. A., dan (II) Dr. Setijawan, M. Hum.Kata Kunci: Identitas, Budaya, Subjek, Pencerahan, Sosiologis, PostmodernPenelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan dan menemukan adanya identitas budaya dalam novel Hasnan Singodimayan dan Intan Andaru berdasarkan perspektif teori keterpecahan identitas budaya. Keterpecahan identits sendiri meliputi tiga hal yakni subjek pencerahan, subjek sosiologis dan subjek postmodern. Sehingga fokus pada penelitian ini yaitu identitas diri tokoh, akulturasi sosialbudaya, dan identitas jamak pada tokoh. Novel yang diteliti yaitu novel Kerudung Santet Gandrung dan Perempuan Bersampur Merah. Jenis dari penelitian ini yaitu penelitian kulititatif, dimana penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini yaitu dua novel dan data penelitian ini yaitu berupa ungkapan, frasa dan kalimat yang mendukung penelitian. Teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan teknik hermeneutik objektif Hans-georg Gadamer. Teori yang digunakan yaitu teori keterpecahan identitas budaya milik Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya pada dua novel tersebut terdapat pada identitas diri tokoh yang dapat ditemukan melalui ciri fisik, status sosial, dan karakter tokoh. Kemudian pada akulturasi sosial budaya dapat ditemukan pada interaksi batin individu tokoh dengan lingkup yang sempit dan interaksi sosial individu dengan lingkungan. Sedangkan pada identitas jamak dapat ditemukan melalui modernitas dan perubahan, serta globalisasi. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya