DETAIL DOCUMENT
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMP ISLAM AL-AZHAR 13 SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
Afif Fadlul Rokhman (STUDENT ID : 15020134008)
(LECTURER ID : 0003097903)
Subject
Bahasa dan Seni 
Datestamp
2022-12-23 14:39:17 
Abstract :
Kata Kunci: Pelaksanaan, Model Pembelajaran BerbasisProyek.Pelaksanaanpembelajaran seni budaya (musik) dikelas VIII SMP Islam Al-Azhar 13 Surabaya dinilai berbeda dari sekolah yang lain. Dalam pelaksanaanpembelajarannya menggunakan tiga kurikulum yaitu kurikulum nasional/kurikulum2013, kurikulum pengembangan pribadi muslim Al-Azhar, dan kurikulum cambridge.Dalam mengimplementasikan ketiga kurikulum tersebut guru menggunakan modelpembelajaran berbasis proyek. Berdasarkanfenomena tersebut maka penulis merumuskan permasalahan tentang bagaimana pelaksanaanmodel pembelajaran berbasis proyek serta hasil pelaksanaanya pada mata pelajaran Seni Budaya di SMPIslam Al-Azhar 13 Surabaya.Dalampenelitian ini terdapat beberapa teori yang digunakan untuk menjawab permasalahmeliputi; 1) kurikulum, 2) pegembangan kurikulum, 3) model pembelajaran berbasisproyek, 4) komponen pembelajaran, 5) hasil belajar, 6) mata pelajaran senibudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data yangdihasilkan tidak berupa angka melainkan bentuk deskriptif. Teknik pengumpulandata dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan jugadokumentasi, serta menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk memvalidkandata. Pelaksanaanpembelajaran seni budaya (musik) di kelas VIII A yang menggunakan modelpembelajaran berbasis proyek secaragaris besar berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada, meliputi; 1)Membuka pelajaran dengan suatu pertanyaan menantang, 2) Merencanakan proyek, 3)Menyusun jadwal aktivitas, 4) Mengawasi jalanya proyek, 5) Penilaian terhadapproduk yang dihasilkan, 6) Evaluasi. Akan tetapi masih ada beberapa tahapanyang belum dapat dimaksimalkan dengan baik. Salah satu tahapan yang belum dapatdimaksimalkan dengan baik oleh peserta didik adalah pembuatan timeline. Produk yang dihasilkan olehpeserta didik dari penerapan model pembelajaran berbasis proyek tersebut berupalagu ciptaan sendiri dan perform art. Hasildari pelaksanaan model pembelajaran berbasis proyek menunjukkan tingkatpemahaman peserta didik yang baik terhadap materi yang disampaikan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai yang diperoleh peserta didik sudahmemenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu peserta didik yang memperolehnilai 75 sebanyak 10%, peserta didik yang memperoleh nilai 76-79 sebanyak 57,14%, dan peserta didik yang memperoleh nilai 80-85sebanyak 33,3%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuanpembelajaran pada mata pelajaran Seni Budaya sudah tercapai. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya