DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PENAMBAHAN PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) DALAM CAMPURAN LASTON AC WC DENGAN AGREGAT RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT (RAP) DAN FILLER FLY ASH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
Karismanan (STUDENT ID : 13050724036)
(LECTURER ID : 0010108504)
Subject
Teknik 
Datestamp
2022-12-23 14:39:01 
Abstract :
Era globalisasi yang semakin maju danmeningkatnya lalu lintas jalan ditambah dengan beban muatan kedaraan yang semakin tinggi dan pengaruhair mempercepat tingkat kerusakan jalan.Salah satu upaya mencegah terjadinya kerusakan dini pada perkerasan jalan adalah dengan meningkatkan mutu aspal sebagai bahan pengikatagregat. Penambahan bahan aditif sering digunakan dalam meningkatkan mutuaspal. Salah satunya dengan penggunaan bahan polimer, plastik, arang, ataubiasa dikenal dengan aspal modifikasi. Penambahan polimer biasanya meningkatkankekakuan pada aspal. Peningkatan kekakuan akan meningkatkan kualitas perkerasanterhadap rutting, bleeding, dan bulging, terutama pada musim panas dengan temperatur yang cukuptinggi. Sama halnya pada penelitian ini dengan memanfaatkan polimer High Density Polyethylene (HDPE) sebagaiupaya dalam peningkatan kualitas perkerasan jalan. Campuran Laston AC-WC dengan menggunakan polimer HDPE padaaspal pertamina pen 60/70 dan penggunaan ReclaimedAsphalt Pavement (RAP) sebagai agregat kasar, menggunakan analisisparameter Marshall.Perhitungan nilai karakteristik Marshall yang di analisa adalah stabilitas, flow, Void In the Mixture (VIM), VoidIn the Aggregate (VMA), Void Filledwith Asphalt (VFA), dan MarshallQuotient (MQ). Sampel Marshall disiapkan dengan bahan pengikat aspal modifikasi HDPEmetode kering, diberikan batas pada spesifikasidengan jumlah benda uji masing-masing. Persentase HDPE sebagai campuran aspaladalah 0%, 1,6%, 1,8%, 2,0%, 2,2%, dan 2,4%berat aspal. Kadar aspal optimum (KAO) yang digunakan adalah 5,25%. Pengujian Marshall didapatkan hasil bahwa penambahan HDPE sebanyak 1,6% padacampuran Laston AC-WC dapat meningkatkan stabilitas campuran sebesar 1,74%. Campuran Laston AC-WC tanpa tambahan HDPE, menghasilkan nilai stabilitas campuran sebesar 1256,64 kg. Nilai flow paling tinggi pada kadarHDPE 2,4% sebesar 4,03mm. Indikasi peningkatan kualitas campuran dengan penambahan HDPE juga terjadipada hasil VIM, VMA, VFA dan MQ. Kata Kunci: Karakteristik Marshall, High Density Polyethylene (HDPE), Laston AC-WC  

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya