DETAIL DOCUMENT
STRATEGI ADAPTASI KEHIDUPAN MASYARAKAT KAJAR KUNING DI HUNIAN TETAP BUMI SEMERU DAMAI PASCA ERUPSI GUNUNG API SEMERU TAHUN 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Surabaya
Author
Iswi Risa Nur Syafira (STUDENT ID : 19040274063)
(LECTURER ID : 0012056012)
Subject
Ilmu Sosial dan Hukum 
Datestamp
2023-09-04 17:06:35 
Abstract :
Dusun Kajar Kuning ditetapkansebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) II, pasca erupsi gunungapi Semeru tahun2022. Kondisi tempat tinggal yang tertimbun serta dikelilingi materialvulkanik, mengharuskan masyarakat untuk relokasi ke Hunian Tetap Bumi Semeru Damai. Masyarakat perluberadaptasi yakni penyesuaian diri terhadap lingkungan yang baru, agar mampumelanjutkan hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapstrategi penghidupan masyarakat, mengetahui perubahan jenis pekerjaanmasyarakat, dan mengetahui persepsi masyarakat Kajar Kuning terhadapkesejahteraan hidupnya pasca erupsi.Jenis penelitian ini kualitatifdengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Hunian Tetap Bumi Semeru Damai, Desa Sumbermujur,Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara mendalam. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tigatahapan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan/verifikasi data.Hasil penelitian inimenunjukkan masyarakat mampu untuk beradaptasi dengan menerapkan strategipenghidupan survival agar dapat bertahan dan melanjutkan kehidupan setelahrelokasi. Penerapan strategi penghidupan didukung oleh kepemilikan lima modaloleh masyarakat yang disebut sebagai PentagonAsset, meliputi modal manusia, modal sosial, modal alam, modal fisik, danmodal keuangan. Tidak ada perubahan signifikan pada jenis pekerjaan masyarakat,dikarenakan mayoritas masyarakat masih berupaya untuk menghidupkan kembali matapencaharian semula sebagai buruh tani. Masyarakat memiliki persepsi bahwatingkat kesejahteraan hidupnya tergolong menurun jika dibandingkan dengankehidupan sebelum erupsi. Adapun faktor yang mempengaruhinya, yakni kurangtersedianya lapangan pekerjaan, terbatasnya pengetahuan dan kemampuanmasyarakat karena riwayat tamatan pendidikannya, serta kurangnya modal secarafinansial karena sebagian besar harta bendanya tidak dapat diselamatkan saatterjadi erupsi. 

Institution Info

Universitas Negeri Surabaya