Abstract :
Pemali Ma'pasirau kande merupakan warisan dari leluhur yang
berisi tentang suatu larangan-larangan untuk mencampur makanan dari
Rambu Solo? dengan Rambu Tuka?. Salah satu contohnya kelompok
masyarakat di Indonesia yang masih mengimplementasikan budaya Pemali
Ma'pasirau kande ini yaitu masyarakat Toraja sendiri secara khusus di
Jemaat Kamereng Kandeapi. Dengan berdasarkan hal diatas maka tujuan
penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman dan penggunaan Pemali
Ma'pasirau kande oleh Jemaat Kamereng Kandeapi yang berkaitan
dengan kepercayaannya kepada Yesus Kristus. Adapun metode penelitian
yang digunakan yaitu metode kualitatif. Metode ini merupakan
pengambilan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Penelitian
ini melibatkan 6 informan terdiri dari Majelis Gereja Jemaat Kamereng
Kandeapi dan anggota masyarakat yang masih percaya dan taat kepada
larangan mencampur makanan.