Abstract :
Determinasi forma dan materi dari Thomas yang telah
mengikuti filsafat Aristoteles mengenai perubahan
subtansial pada material perjamuan dengan sendirinya dapat
dipararelkan dengan determinasi Kristus oleh Logos-Nya.
Forma dari materi itu adalah Logos, yang adalah keberadaan
Kristus sebelum menjadi manusia; yang telah "ada" sebelum
segala sesuatu ada dan diadakan oleh-Nya (bnd. Yoh. 1:3) .
Logos itu kemudian menjadi nyata dalam Yesus (materi
keduanya, Yoh. 1:14). Paralelisme-paralelisme antara
transformasi atau metamorfosis dari Kristus dalam argumen
keduanya telah mengabaikan prinsip-prinsip yang diterima
oleh materi.