DETAIL DOCUMENT
Waktu Teduh: suatu Tinjauan Teologis Praktis tentang Faktor-Faktor Penyebab Majelis Jemaat Gereja Toraja Jemaat Kollo Tidak Melakukan Waktu Teduh
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Salurapa', Jeniati
Subject
BV Practical Theology 
Datestamp
2024-06-02 19:44:19 
Abstract :
JENIATI SALURAPA?, 2010 ?WAKTU TEDUH? dengan sub judul Suatu Tinjauan Teologis Praktis Tentang Faktor-Faktor Penyebab Majelis Jemaat Gereja Toraja Jemaat KoIIo Tidak Melakukan Waktu Teduh. Judul ini diangkat untuk mengingatkan semua pihak terutama majelis jemaat sebagai orang-orang yang telah dipilih Allah untuk menggembalakan kawanan domba-Nya yakni jemaat bahwa hubungan pribadi dengan Tuhan secara teratur setiap hari seperti yang telah diteladankan oleh Tuhan Yesus harus menjadi prioritas utama dalam hidupnya demi pertumbuhan iman dan peningkatan kualitas pelayanannya. Melalui waktu teduh yang teratur setiap hari seorang majelis jemaat dapat mendengar Allah berbicara kepadanya melalui Firman Tuhan yang dibaca dan direnungkannya serta majelis jemaat bisa berbicara kepada Allah dalam doa. Melalui waktu teduh majelis jemaat dapat menjalin relasi yang semakin intim dengan Tuhan yang memungkinkan majelis jemaat untuk terus mengalami perubahan pola pikir, sikap dan karakter yang semakin menyerupai Kristus dengan demikian majelis jemaat akan menjadi teladan bagi orang-orang yang dilayaninya dan pelayanan yang diembannya akan dikerjakan dengan maksimal demi kemuliaan Tuhan. Sub judul dimaksudkan untuk mengetahui pengertian majelis jemaat Gereja Toraja Jemaat KoIIo tentang waktu teduh serta faktor-faktor apa yang menyebabkan majelis jemaat Gereja Toraja Jemaat Kollo sehingga tidak melakukan waktu teduh. Setelah penulis mengadakan penelitian di lapangan melalui observasi dan wawancara dengan majelis jemaat Gereja Toraja Jemaat Kollo ternyata hanya satu orang majelis jemaat yang rutin melakukan waktu teduh setiap harinya dan beberapa yang sangat jarang bersaat teduh bahkan sebagian besar majelis jemaat sama sekali tidak melakukan waktu teduh. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti: belum adanya pertobatan/belum lahir baru, tidak mengetahui apa itu waktu teduh dan bagaimana melakukannya, adanya kesibukan, kemalasan, dan rasa tidak layak. Oleh karena itu, melalui kajian ini penulis mengharapkan supaya setiap orang percaya secara khusus majelis jemaat sebagai pelayan mengenal, memahami serta mengkhususkan waktu secara pribadi setiap hari untuk melakukan waktu teduh demi pertumbuhan iman serta peningkatan kualitas pelayanannya. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA