Abstract :
Serti Kumongdo (2020175161) Tahun 2021, Judul skripsi Kajian Kajian
Teologis Tentang Massomba Tedong Dalam Kegiatan Ma'bua' Pada Upacara
Mangrara Tongkonan Di Malimbong, Kec.Malimbong Balepe?, Tana Toraja. Di
bimbing oleh Bapak Dr. Calvin Sholla Rupa, M.Th selaku pembimbing satu, dan Bapak Habel Kombongkila?, M.Sn selaku pembimbing dua.
Budaya berarti pikiran yaitu akal budi, adat istiadat, sesuai mengenai
kebudayaan yang sudah berkembang (beradab, maju), sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah. Nilai yang diyakini berdasarkan ide, gagasan, yang bersumber dari masyarakat itu sendiri, maupun yang diwarisi dari para pendahulu. Nilai itu biasa bersumber dari kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat maupun berdasarkan kepercayaan yang mereka yakini, misalnya terdapat dalam ritus-ritus.Ritual berarti berkenan dengan ritus; hal ihwal ritus. Sedangkan ritus merupakan tata cara dalam upacara keagamaan. Pertemuan suatu kebudayaan dengan suatu kebudayaan yang lainnya dapat mempengaruhi pemahaman, ma upun cara pandangan sebuah komunitas, terhadap komunitas lain. Perjumpaan ritus Massomba Tedong yang diambil dari agama suku Toraja (Aluk Todolo) yang dipraktekkan oleh orang Kristen, penting untuk dilihat dan dikaji secara teologis. Dengan demikian terlihat bahwa tujuan dari penulisan ini adalah mengkaji secara teologis pandangan masyarakat yang ada di Malimbong tentang ritus Massomba Tedong. Pelaksanaan ritus Massomba Tedong yang dilaksanakan di Malimbong dan diadopsi oleh penganut agama Kristen saat ini. ritus ini tentu memiliki makna, oleh karena itu untuk engetahui makna, maka penulis menggunakan metode penelitian kualitatif lewat studi kepustakaan, yakni mencari sumber-sumber dan yang berkaitan denga topik yang dikaji serta menggunakan penelitian lapangan yakni dengan melakukan obeservasi dan wawancara secara langsung di lapangan. Berdasarkan penelitian dan pengamatan yang dilaksanakan maka diperoleh kesimpulan bahwa ritus ini dipahami sebagai unggkapan syukur kepada Puang Matua, dewa, arwah leluhur yang telah memberikan segalanya termasuk kerbau
yang dikurbankan sebagai simbol Kekuatan dan kekayaan To Ma?rapu.
Kata kunci: Budaya, Ritus, Massomba Tedong, adat