Abstract :
Masalah kehamilan dan kelahiran anak di luar nikah dan juga menyandang
status sebagai ibu tunggal di usia remaja menjadi penyebab self esteem menjadi rendah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan self esteem bagi seorang ibu tunggal yang masih berusia remaja. Didalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Hal ini dipilih oleh penulis sebagai metode penelitian agar penelitian ini lebih berfokus pada satu masalah yang akan dipecahkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Teori Gestalt, Realitas dan Client Ceniered, sangat efektif digunakan dalam pengembangan self esteem. (2) Harga diri timbul untuk merespon adanya pengalaman-pengalaman dalam permasalahan mengenai
dukungan sosial, sehingga terapi menggunakan sosial grup sangat efektif
digunakan. Hasil yang telah dicapai setelah melakukan penelitian ini adalah self esteem yang dimiliki oleh seorang ibu tunggal mulai membaik. Hal ini sangat penting karena harga diri yang rendah dapat menghambat pengembangan diri, dan tidak mampu bergaul dengan orang lain.
Kata kunci: Self esteem, Gestalt, realitas, client centered, ibu tunggal, sosial grup