Abstract :
Lorinsa Atnpulembang (2020175524), Tahun 2021, menulis skripsi
dengan judul Analisis Teologis Tentang Spiritualitas Majelis Gereja dan
Implikasinya Bagi Integritas Majelis Gereja di Gereja Toraja Jemaat Kasimpo,
Klasis Makale Utara, di bawah bimbingan bapak Rinaldus Tanduklangi, M.Pd.
dan Dr. Joni Tapingku, M.Th.
Skripsi ini ditulis berlandaskan pada pengamatan dan wawancara awal
penulis bahwa spiritualitas atau kehidupan rohani dari Penatua dan Diaken
sebagai pelayan Tuhan belum berjalan sebagaimana mestinya yang nampak
lewat kehidupan praktik pelayan sehingga memengaruhi setiap tugas,
tanggungjawab dan peranannya yang juga tidak berjalan dengan baik dan
maksimal. Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk
mendeskripsikan spiritualitas Majelis Gereja dan implikasinya bagi integritas
Majelis Gereja di Gereja Toraja Jemaat Kasimpo, Klasis Makale Utara.
Dalam mengerjakan penulisan skripsi ini metode yang digunakan penulis
adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan serta melalui reduksi data dan analisis data. Penulis telah mewawancarai setiap narasumber yang didukung dengan observasi penulis dan hasil yang didapatkan melalui wawancara maupun observasi tersebut sangat membantu penulis menganalisis data.
Pada hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat mengetahui bahwa
beberapa diantara Majelis Gereja (Penatua dan Diaken) sudah cukup teratur dan baik dalam membangun kehidupan spiritualnya sehingga mampu menampakkan spiritualitas yang dewasa dalam merespon panggilannya untuk melayani. Hal ini didukung oleh kepribadian berintegritas yang dimiliki Penatua dan Diaken dalam melayani yang dilihat dari sikapnya yang menunjukkan kepatuhan dan kesetiaan dalam pelayanan. Sedangkan, masih ada pula beberapa diantaranya yang mampu membangun kehidupan spiritualnya, namun tidak mencapai kedewasaan sehingga berdampak pada integritasnya dalam melayani yang dilihat dari sikapnya yang kurang menghargai keputusan yang telah disepakati bersama, kurang menjalin relasi yang baik antar sesama pelayan Tuhan dan lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada pelayanan untuk Tuhan.