Abstract :
MARSON. Analisis Praktek Politik Masyarakat Lembang Pondingao'
Kecamatan Masanda Berdasarkan Etika Politik Perspektif Thomas Aquinas
(Dibimbing Oleh Sumiaty dan Amos Susanto)
Tulisan ini dilatarbelakangi karena melihat pemahaman masyarakat yang
kurang memahami pratek politik yang sehat di Lembang Pondigao?, sehingga
penulis memilih satu tokoh filsuf sekaligus seorang yang Teolog yang
memberikan banyak sumbangsih pemikiran dalam membangun tentang etika
politik yang sehat, sehingan tujuan penelitian ini untuk untuk menganalisis
praktek politik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Lembang Pondingao?
Kecamatan Masanda dengan menggunakan pendekatan teori etika politik Thomas Aquinas. Politik merupakan reflektif kehidupan manusia dalam menata hidup bersama dalam sebuah komunitas demi terciptanya kebaikan bersama.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan
pendekatan deskriptif, dimana teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis dengan
menggunakan teknik reduksi data, display data, dan intrepretasi yang
berhubungan dengan praktik politik di Lembang Pondingao?.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, masyarakat Lembang
Pondingao? memiliki pandangan tentang politik adalah kehendak untuk berkuasa
dan menindas, dimana pandangan ini bertentangan dengan etika politik Thomas
Aquinas, yang menekankan bagaimana seharusnya berbuat secara benar dan baik berdasarkan tindakan yang rasional berdasarkan rasio. Kedua, Relasi antara
individu dalam masyarakat, bahkan relasi anara tokoh agama dan pemerintah
tidak terjalin secara harmonis dalam hidup keseharian mereka oleh karena
sebagaian masyarakat lembang pondingao? masih memegang prinsip strata sosial. Hal ini pun kontraversi dengan pandangan Thomas Aquinas dalam sebuah masyarakat atau komunitas, karena Thomas katakana bahwa untuk mencarapai kesempurnaan dala aktiviatas politik, maka, harus tercipta yang namanya keadilan supaya tidak terjadi homo homini lupus. Ketiga sebagai pemimpin dalam masyarakat yang yaitu, pemerintah dan tokoh adat pun tidak bisa bergandengan dalam memimpin masyarakat, yang seharusnya berjalan bersama dalam menyelesaikan persoalan-persolan yang ada dalam masyarakat. Dimana seharusnya harus memperhatikan satu sama lain, untuk mencapai keadilan dalam komunitas agar tercipta yang Thomas sebut sebagai bonum commune. Kata kunci: Analisis, Politik, Lembang Pondingao?, Thomas Aquinas