Abstract :
Semuel Ngossa, PORANDEANG. Sub judul: Kajian Sosio-Teologis Terhadap
Makna Aktivitas Budaya Porandeang Di Pasangkalua? Seko Embonatana dan
Relevansinya Terhadap Kontekstual Teologi Saatini. Dibawah bimbingan Dr. Joni Tapingku, M.Th, (Pembimbing!) dan Oktoviandy Rantelino, M.Si. (Pembimbing!!). Budaya adalah Sarana Pemersatu bangsa dan daerah dalam membangun komunitas yang rukun dan damai. Budaya Porandeang adalah suatu tempat berkumpulnya masyarakat Seko Embonatana desa Tanamakaleang untuk melakukan kegiatan aktivitas/musyawarah dalam setiap tahunnya yang bertujuan untuk meningkatkan sukacita. Budaya poranda yang mengandung makna kegotongroyongan, ibadah,
kepedulian, antar umat beragama dengan latar belakang yang berbeda. Dalam hal ini bertujuan untuk meneliti makna budaya porandeang.Penulis menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh kajian Sosio-Teologis Terhadap Makna Aktivitas Budaya Porandeang di Pasangkalua? Seko Embonatana Dan Relevansinya Terhadap Kontekstual
Teologi Saat Ini. Melalui kehidupan berbudaya masyarakat semakin kuat membangun kebersamaan dalam beraktivitas dan membangun kepercayaan kepada Tuhan. Sebagaimana budaya porandeang adalah suatu tempat berkumpulnya masyarakat Seko Embonata DesaTanamakaleang Dusun Pasangkalua?. Budaya Porandeang mengandung makna seperti kegotong-royongan, peduli, simpati, ibadah dan sebagai kebiasaan masyarakat
Seko Embonatana khusunya masyarakat Desa Tanamakaleang Dusun Pasangkalua? untuk membangun relasia atar umat beragama dan latar belakang yang berbeda.Berdasarkan hasil penelitian ini, Penulis menemukan bahwa nilai Porandeang sangat penting untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan sebagai kekuatan dan dasar acuan yang berbasis
solidaritas untuk kehidupan bersama untuk kehidupan bersama.
Kata Kunci: Budaya, Porandeang, Gotong-royong, Peduli, Simpati, Ibadah,
RelasidanMasyarakat.