Abstract :
Model Pendidikan Komunitas Tongkonan dan Relevansinya Bagi
Proses Pendidikan Kristen Dalam Keluarga di Lembang Sillanan.Model
pendidikan merupakan usaha untuk mengembangkan kepribadian manusia yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Sehingga orang tua
menggunakan berbagai model dalam mendidik anak-anaknya, karena pada masa kanak-kanan belum memasuki pendidikan formal. Dimana pada masa ini merupakan periode yang penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.Penelitian ini dilakukan di Lembang Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan model pendidikan komunitas tongkonan dan relevansinya bagi pendidikan Kristen dalam keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dari penelitian mi menunjukkan bahwa masyarakat Sillanan terkenal dengan pola pendidikan yang
mampu membentuk anak-anaknya untuk menjadi manusia (memanusiakan
manusia) dengan sebutan lazim Muane Lalong dengan Baine Ballo. Yang artinya bahwa anak ini akan tumbuh menjadi laki-laki yang perkasa dan menjadi perempuan yang baik. Dalam hal ini keluarga sengguh-sungguh merupakan pusat pendidikan yang penting, karena itu orang tua menggunakan model pendidikan yang diwariskan dari nenek moyangnya secara turun-temurun. Model pendidikan tersebut diantaranya dilellenan/dirorengan, dikaloli' nama?perangi, diuleleanni, dilalanan/ma 'peolai, dilamba dipapassanni, dipassaluneneran. Kata Kunci: Model pendidikan, komunitas tongkonan, pendidikan Kristen, keluarga.