Abstract :
TENTANG MAKNA RITUAL MA'BURAKE BAGI UMAT KRISTEN DI
MANDIANGIN KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN PINRANG-5.
Dibimbing oleh Ibu Selvianti M. Th dan Bapak Christian E. Randalcle, M. Pd.K. Kajian ini bersifat eksplanasi untuk menjelaskan tentang makna ritual
ma 'burake dan bagaimana umat Kristen memaknai ritual tersebut. Bahan yang digunakan adalah dengan berdialog dan pengamatan yang penulis jumpai di lapangan, haik ketika masyarakat di Tambang Mesakada memaknai tradisinya. Dari hasil penelitian ini penulis menemukan bahwa ritual ma'burakc dan kebiasaan dalam kekristenan hampir memiliki kesamaan yaitu dimana ritual ini dilakukan karena pengakuan dosa, landa ungkapan syukur, dan meminta berkat kepada Tuhan, relasi dengan Tuhan dan relasi dengan manusia. Tetapi dalam pelaksanaannya berbeda dengan kekristenan, dalam ritual ma?burake melalui korban-korban mereka mengaku dosa kepada Tuhan dan meminta berkat melalui mempersembahkan korban. Sehingga dalam hal ini ritual ini sangat perlu untuk terus dikembangkan dalam masyarakat di Lembang Mesakada untuk menjaga relasi antara sesama. Sangat penting juga untuk umat Kristen di Mandiangin untuk memahami makna ritual tersebut sehingga tidak memandang bahwa ritual tersebut
adalah peneyembahan berhala.
Mirna, 2020. Preparing a thesis eatitled ?THEOLOGICAL STUDY ABUUI IHE MbANlNG OK MA?BURAKE Ri IUALS KOR THE CHRISTIANS IN MANDIANGIN KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN PINRANG?. Supcrvised by Mrs. Selvianti M. Th and Mr. Christian E. Randalele, M. Pd.K This study is explanatory to explain the meaning of the ma?burake ritual and how Christians interpret the ritual. The materials uscd are dialogue and obscrvations that the author has cncountcrcd in the ficid, both whcn the pcoplc in Lembang Mesakada interpret their traditions. From the results of this study, the authors found that ma'burake rituals and customs in Christianity have aimost the
same thing, namely where this ritual is performed beeause o f confession. a sign of gratitude, and asking for blessings from God, a relationship with God and a relalionship with humans. But in practice it is different from Christianity, in the ritual of ma?burake through the sacrifices they confess their sins to God and ask for blessings through offering sacrifices. Sn that in this case this ritual is very necessary to continue to be developed in the community in Lembang Maaakada to maintain rclationships bctwccn pcoplc. It is aiso vcry important for Christians in Mandiangin to undersiand the meaning of these rituals so that thcy do not see the ritual as idolatry.