Abstract :
Rianto Parande (2020175028). Pada Tahun 2020, menyusun Skripsi dengan
Judul Tinjauan Historis Teologis Makna Simbol Patung Yesus Menggembalakan Kerbau di Jemaat Buntu Pasele di bawa bimbingan Bapak Fajar Kelana selaku pembimbing I dan Ibu Alfrida Lembang selaku pembimbing II. Penulisan Skripsi ini didasari karena penulis menemukan bahwa warga Jemaat Buntu Pasele belum memahami sejarah dan makna berdirinya simbol patung menggembalakan kerbau dan masih menjadi perdebatan dalam kehidupan warga Jemaat. Dalam penulisan skripsi ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggunakan teknik kepustakaan, observasi dan wawancara. Adapun informan
dalam penelitian ini adalah Pendeta dan warga Jemaat Buntu Pasele.
Dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, maka dapat disimpulkan bahwa
tujuan dari pembuatan simbol patung Yesus Kristus adalah untuk menata halaman Gereja, dan juga sebagai karya seni tiga dimensi. Selain itu simbol patung Yesus Kristus menggembalakan kerbau di buat berdasarkan Mazmur 23:1-6 dan Yohanes 10:1-18, yang dikerjakan selama tiga bulan, untuk mengingat akan karya Kristus sebagai Gembala yang baik yang menggambarkan hubungan manusia dengan Allah, hubungan yang begitu erat, dimana Allah di dalam Yesus Kristus adalah satu-satunya
jalan keselamatan, yang juga rela mengorbankan diri-Nya sebagai penebus bagi setiap umat manusia.