Abstract :
Minyak zaitun memiliki banyak kegunaan yakni sebagai obat untuk
meembersihkan luka, mengurangi rasa sakit. Dalam Surat Yakobus menggunakan minyak Zaitun untuk mengoleskannya pada orang sakit. Gereja Bethel Indonesia Jemaat Rante Balla menggunakan minyak untuk mengolesai orang sakit yang disertai dengan doa. Surat Yakobus adalah salah satu kitab dalam Perjanjian Baru yang menggunakan pengolesan minyak. Oleh sebab itu bagaimana memahami pengolesan minyak yang terdapat dalam Surat Yakobus 5:14 dan bagaimana relevansinya terhadap penggunaan minyak urapan di Gereja Bethel Indonesia Jemaat Rante Balla?. Dalam penelitian ini menggunakan kajian Hermeneutik dengan metode gramatikal- historis-konteks dan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui obsevasi dan wawancara.
Hasil penelitian memperlihatkan pengolesan minyak yang disertai dengan
doa dilakukan pada orang sakit dalam ibadah natal dan dioleskan pada alat musik sebagai alat sebagai tanda tindakan membawa keyakinan akan anugerah pemeliharaan Allah. Dan yang paling penting dari pengolesan minyak yang disertai doa ini ialah doa yang sungguh-sungguh yang didasarkan dalam nama Tuhan. Sebab Tuhan yang berkuasa bagi kesembuhan seseorang.
Namun pengolesan minyak dalam Surat Yakobus berbeda dengan yang
dilakukan di Gereja Bethel Indonesia yakni, dalam Surat yakobus hanya
digunakan untuk mengoleskan orang sakit, yang ada dilapangan digunakan untuk mendoakan orang dalam ibadah natal dan dioleskan pada alat musik, sehingga hal tersebut tidak relevan untuk dilakukan.