Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Palalangan, Stefanus Fery
Subject
GT Manners and customs
Datestamp
2024-07-29 10:38:34
Abstract :
Nama: Stefanus Fery Palalangan, NIRM: 20041809 dengan judul:
Kepemimpinan Pong Tiku, sub Judul: Tinjauan Teologis tentang Pengaruh
Tipologi Kepemimpinan Terhadap Manajerial Kepemimpinan yang berdampak
pada gaya Kepemimpinan Pong Tiku di Pangala?.
Kepemimpinan Allah yang Allah tunjukkan kepada Musa untuk membawa
bangsa Israel keluar dari tanah Mesir (Kel 20: 20), Allah tidak membiarkan Musa memimpin bangsa Israel dengan kemampuan manusiawinya tetapi Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada Musa. Melalui itu pulalah akhirnya Musa mengejawantahkannya dalam bentuk peraturan-peraturan yang harus ditaati oleh bangsa Israel.
Pemimpin harus memiliki kedaulatan, wilayah, dan pengikut dan sebagai
konsekuensi kepemimpinan harus bertanggung jawab terhadap yang dipimpin termasuk menjaga keamanan dan ketertiban. Ada beberapa gaya kepemimpinan yaitu otoriter, demokratis dan lepas (laisse fair). Pemimpin yang otoriter dicirikan dengan segala sesuatu yang dilakukan diputuskan oleh pemimpin itu sendiri tanpa melibatkan yang dipimpin. Pemimpin yang demokratis dicirikan bahwa dalam setiap pengambilan keputusan/tindakan senantiasa melibatkan yang dipimpin. Sedangkan pemimpin lepas (laisse fair) merupakan pemimpin justru dikembalikan kepada yang
dipimpin sepenuhnya atau pemimpin yang membiarkan yang dipimpin menentukan sendiri keputusan/tindakan yang akan dilakukan.
Salah satu pemimpin yang ada di Toraja terutama di daerah wilayah adat
Pangalla? yaitu Pong Tiku yang merupakan pemimpin kharismatik yang dilahirkan karena beliau anak dari pan emangku wilayah adat Pangalla? yang memiliki kekuasaan, kedaulatan, wilayah dan pengikut. Selain itu Pong Tiku adalah to den atau orang yang memiliki kekayaan (kasugiran) keberanian (kabaranian). dan kepandaian (kamanar angan) yang dalam bahasa Toraya di sebut Tallu Bakaa.
Berdasarkan penelitian tentang pengaruh tipologi kepemimpinan kharismatik
yang dilahirkan terhadap manajerial kepemimpinan yang berdampak pada gaya kepemimpinan Pong Tiku dapat disimpulkan bahwa dimensi keturunan, kedaulatan, otoritas dan sikap kepahlawanan memiliki kaitan erat (signifikan) dengan tipologi kepemimpinan. Sedangkan dimensi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan juga memiliki erat (signifikan) dengan manajerial kepemimpinan. Dari analisis regresi (pengaruh) bahwa tipologi kepemimpinan memberikan pengaruh tidak
langsung terhadap gaya kepemimpinan sebesar 6,3%, sedangkan tipologi
kepemimpinan melalui manajerial kepemimpinan terhadap gaya kepemimpinan sebesar 33,9% dan manajerial kepemimpinan memberikan pengaruh terhadap gaya kepemimpinan sebesar 33,3%. Dengan demikian tipologi kepemimpinan dan manajerial kepemimpinan secara simultan memberikan pengaruh terhadap gaya kepemimpinan sebesar 73,5% atau 26,5% dipengaruhi oleh variabel lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan Pong Tiku mengindikasikan sangat kuat adanya manajerial kepemimpinan yang dipengaruhi tipologi kepemimpinan kharismatik yang dilahirkan.