Abstract :
Masalah yang terjadi di Jemaat Tina? Rantetayo, pemuda belum menampakkan kerja sama yang baik, terbukti dari banyaknya anggota PPGT yang terdaftar, Sebagian besar Pemuda kurang aktif ikut serta dalam persekutuan sehingga visi, misi pelayanan dalam jemaat tidak maksimal. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui strategi pelayanan yang digunakan terhadap generasi milenial di gereja toraja Jemaat Tina? Rantetayo, Klasis Tapparan Rantetayo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui observasi
wawancara. Strategi pelayanan muda adalah salah satu pelayanan yang sangat penting, karena kaum milenial merupakan masa depan gereja. Doug Filsd mengemukakan bahwa strategi pelayanan pemuda adalah hal yang tak terpisahkan dari gereja dan menjadi unsure yang mendukung pertumbuhan gereja. Setelah melakukan Penelitian dalam Jemaat, hasil yang didapatkan yaitu jemaat harus memikirkan dengan serius dan melakukan strategi yang tepat untuk membangkitkan semangat Generasi Milenial, agar bisa berperan aktif dalam organisasi. Seperti Majelis Gereja, Pengurus PPGT dan anggota harus selalu terlibat dalam mendampingi Generasi Milenial terutama dalam kegiatan-kegiatan organisasi Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT), membuat strategi pelayanan yang efektif. Gereja berperan dan bertanggung jawab dalam mengunjungi setiap anggota yang kurang aktif, Sehingga ada perhatian bagi mereka dan tidak merasa diasingkan. Gereja bertanggung jawab dalam memberi ruang kepada mereka untuk menjadi
wadah pengembangan peran mereka. Harus ada rasa percaya dari semua pihak dalam Gereja kepada mereka bahwa mereka bisa mengembangkan kemampuan dan talenta yang mereka miliki. Kata kunci: Strategi, Pelayanan, Generasi Milenial, Gereja.