Abstract :
ABSTRAK
YULIATI B ARUNG (20072588), tahun 2012. Menyusun skripsi dengan
judul ?TCAS1H ALLAH UNIVERSAL? dan subjudul ?Studi Eksegetis Tentang Kasih Allah Universal Berdasarkan Yunus 4:2; 4:10-11 dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini?. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui makna kasih Allah universal berdasarkan Yunus 4:2; 4:10-11 dan implikasinya bagi Gereja masa kini. Allah yang adalah Allah yang mengasihi seluruh bangsa merupakan suatu kebenaran yang timbul bukan dari akal manusia namun merupakan kenyataan bahwa Allah menginginkan supaya semua orang mengenal Dia dan rencana penyelamatan-Nya. Kasih yang universal sesungguhnya mencerminkan bahwa di hadapan Allah
semua manusia sama. Dia mengasihi semua ciptaanNya tanpa terkecuali. Dengan kata lain kasih Allah berlaku untuk seisi dunia ini. Gereja dipanggil Tuhan menjadi bukti bahwa Tuhan telah menerima dunia. Tuhan telah memberikan berkatNya pada dunia dan telah menyelamatkan dunia.
Karena itu Gereja harus menerima dan memberitakan kasih Allah kepada semua orang. Gereja dalah sarana yang hendak dipakai Tuhan untuk menyatakan kasihNya dan menjadi berkat bagi semua orang. Kasih yang benar menurut kesaksian Alkitab adalah kasih yang lahir dari pergumulan iman pribadi bahwa Allah telah lebih dahulu mengasihi umatNya maka hendaknya kasih itu diberi respon lewat kasih terhadap Allah dan sesama manusia serta ciptaan Allah lainnya. Kasih yang dimaksud dalah
kasih agape. Dengan konsep kasih dalam pengertian agape selaku orang percaya dimampukan mengenal sesama, yaitu semua orang yang dijumpai dalam perjalanan kehidupan ini. Hal inilah yang mau digambarkan dalam kitab Yunus khususnya pasal 4:2; 4:10-11. Allah mengasihi orang berdosa, dan Allah berusaha membuat mereka kembali dari jalannya yang jahat lewat pemberitaan tentang hukuman melalui Yunus nabiNya. Walaupun pada awalnya Yunus menolak untuk melaksanakan tugasnya itu. Kitab Yunus ini menggambarkan tentang kasih yang universal yang tidak dapat
dihalangi oleh siapapun, termasuk oleh kemarahan Yunus yang sangat besar karena Allah tidak jadi melaksanakan hukumanNya terhadap penduduk Niniwe yang jahat.