Abstract :
Atalaris Rongre Lebang (2020175121) dengan judul Skripsi: ?Analisis
Kemampuan Guru Sekolah Minggu Gereja Toraja Menggunakan Pedoman
Sekolah Minggu CeriA 2 dalam Pelayanan Sekolah Minggu di Jemaat Rembon Klasis Rembon yang dibimbing oleh Ibu Mery Toban, S.Th., M.Pd.K dan bapak Pdt. Syukur Matasak, M.Th.
Pemilihan judul ini dilatarbelakangi oleh kondisi objektif di Gereja Toraja
Jemaat Rembon sebagai salah satu tempat di mana metode bercerita versi CeriA menggunakan Pedoman SMC 2 yang mengedepankan ?cerita yang hidup dan mengesankan? telah disosialisasikan, juga telah diadakan pelatihan bagi guru Sekolah Minggu. Hal ini juga meluas di berbagai lini pelayanan Gereja Toraja di mana Metode CeriA, sangat diunggulkan. Kendati demikian, sangat diperlukan evaluasi bagi pengembangan metode ini, karena itulah penulis melakukan penelitian dengan menganalisis kemampuan guru sekolah minggu menggunakan pedoman SMC 2.
Penulis menggunakan metode penelitian Kualitatif yaitu pustaka,
observasi partisipan, wawancara dan studi dokumentasi.Dari hasil penelitian,
diperoleh data yang telah dianalisis bahwa Pedoman SMC 2 merupakan
pedoman/metode yang relevan dengan SMGT kelas kecil. Kemampuan
menggunakan tersebut terbatas pada aspek persiapan. Terdapat juga sebagian kecil anak yang belum mampu memahami cerita Alkitab, hal ini dipengaruhi oleh ketidakmampuan guru memaksimalkan penggunaan Pedoman SMC 2.
Pada akhirnya penulis menyimpulkan bahwa Guru sekolah minggu Kelas
Kecil belum mampu menggunakan Pedoman SMC 2 pada batasan tertentu.
Kemampuan tersebut sangat dipengaruhi oleh kesetiaan guru menggunakan
Pedoman SMC 2 secara maksimal. Sulit mengharapkan anak mampu memahami Cerita Alkitab jika guru tidak memaksimalkan potensinya dalam penggunaan Pedoman SMC 2.