Abstract :
YANTO T : 2011, KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA - Suatu Kajian
Teologis Sosiologis-Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Uraso
Kecamatan Bastem. Di bawah bimbingan Rannu Sanderan, S.Th
(Pembimbing I) dan Robi Marrung, S.Th (Pembimbing II)
Melihat pergaulan hidup antar umat beragama dalam masyarakat Desa Uraso, yang sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, tidak mempersoalkan makanan dalam penyajiannya di atas meja dengan menu yang berbeda dan dihidangkan berdekatan. Selain itu, dalam kegiatan keagamaan orang Kristen seperti halnya dalam pesta rambu solo* dan rambu tuka? mereka juga hadir sebagai pendengar dalam kebaktian dan sama sekali tidak mengganggu jalannya kebaktian karena mereka saling menghormati dan saling menghargai. Berdasarkan alasan di atas, penulis termotivasi untuk mengkaji masalah ini. Adapun metode yang digunakan dalam mengkaji masalah ini adalah studi kepustakaan, observasi dan wawancara. Melalui penelitian kualitatif yang digunakan penulis
menetapkan sepuluh narasumber yang mewakili seluruh Desa Uraso untuk menjadi keterwakilan dari keseluruhan masyarakat yang dipandang berkompetensi atas masalah yang penulis kaji. Dari hasil penelitian, penulis mendapati bahwa kerukunan hidup antar umat beragama dapat diwujudkan lewat beberapa hal di antaranya adalah: adanya konsep kekeluargaan, saling menerima, saling percaya, saling menghargai, saling menghormati,
pengaruh budaya dan aplikasi iman dari agama. Selain itu, kerukunan terjadi karena masyarakat pada umumnya memahami bahwa semua agama sama hanya caranya saja yang berbeda, oleh sebab itu harus dihargai dan dihormati.