Abstract :
ANITA TIKU PONNO, 2011, menyusun skripsi dengan judul ?Metode
Pembelajaran?, dengan sub judul ?Kajian Teologis Praktis tentang Metode
Pembelajaran Yang Relevan Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V Pada Tahun Pelajaran 2010/2011 di SDN. 314 Inpres Mapia Kecamatan Kapala Pitu Kabupaten Toraja Utara?
Idealnya bahwa seorang guru dengan kompetensinya secara profesional
tentu mengenali kemampuan dan karakter siswanya dalam belajar dan
menerapkan metode yang sesuai dengan karakter dan kemampuan tersebut, agar dapat meningkatkan keaktifan mereka dalam belajar. Namun berdasarkan pengamatan awal penulis, yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 314 Inpres Mapia secara khusus di kelas V (lima) pada tahun pelajaran 2010/2011, metode mengajar yang sering digunakan secara bergantian pada setiap pertemuan adalah metode ceramah yang diikuti oleh metode tanya jawab dan menurut informasi metode diskusi juga digunakan namun jarang diterapkan. Penggunaan metode tersebut berakibat pada kurangnya keaktifan siswa dalam belajar dimana sebagian siswa lebih memilih untuk keluar ruangan kelas, mengganggu teman-teman yang sedang
belajar, dan ribut di dalam ruangan kelas ketika proses belajar mengajar
berlangsung.
Dengan demikian untuk mengetahui metode mengajar yang relevan dalam
meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V di sekolah tersebut, penulis
mengadakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian pendekatan
kualitatif melalui observasi, wawancara dengan siswa dan guru umum kelas V, serta studi dokumenter. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa metode mengajar yang paling relevan dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di sekolah tersebut adalah metode diskusi, namun verifikasi dari interpretasi terhadap hasil penelitian bahwa metode mengajar yang paling relevan dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa adalah metode mengajar dengan pendekatan dialogis partisipasif. Melalui pendekatan ini siswa lebih aktif dan turut berpartisipasi dalam mengikuti proses belajar mengajar dan apa yang diajarkan oleh guru melalui pendekatan tersebut bersumber dari hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan siswa dan yang lebih mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.