Abstract :
Enos Mirrang (2020185883), pada tahun 2022 menyusun skripsi dengan judul "Spiritualitas Keugaharian Sebagai Respons Teologis-Sosilogis Terhadap
Kerusakan Lingkungan di Desa Radda' Kabupaten Luwu Utara". Dibawa
bimbingan bapak Dr. Frans Paillin Rumbi, M.Th. dan ibu Masnawati, M.Pd.
Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui pemahaman masyarakat
Radda' terhadap penyebab kerusakan lingkungan yang terjadi di Desa Radda' Kecamatan Baebunta Luwu Utara, dan untuk mengetahui cara masyarakat Radda' Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara untuk mencegah kerusakan
lingkungan dengan menggunakan spiritualitas keugaharian.
Penulis mengangkat masalah ini karena penulis melihat banyaknya
kerusakan lingkungan yang terjadi, yang disebabkan oleh perilaku manusia yang rakus dan serakah. Mereka melihat alam sebagai objek yang harus terus dieksploitasi. Seperti bencana alam yang terjadi di Desa Radda' yang diakibatkan oleh degradasi lingkungan, juga berasal dari dibukanya hutan menjadi lahan perkebunan/pertanian masyarakat.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian observasi dan wawancara, sehingga dengan metode ini peneliti dapat mengetahui informasi mengenai pemahaman masyarakat Radda' tentang penyebab bencana alam dan juga untuk mengetahui bagaimana masyarakat Radda' mencegah kerusakan lingkungan dengan menggunakan metode spiritualitas keugaharian. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat setempat memahami bahwa bencana alam yang terjadi disebabkan oleh karena adanya campur tangan manusia sehingga hal ini terjadi dan untuk mencegah kerusakan lingkungan masyarakat setempat menerapkan metode spiritualitas keugaharian atau hidup sederhana
Enos Mirrang (2020185883), in 2022 compiled a thesis with the title "Scnitiality
Spirituality as a Theological-Socilogical Response to Environmental Damage in Radda'
Village, North Luwu Regency". Under the guidance of Dr. Frans Paillin Rumbi, M.Th.
and Mrs. Masnawati, M.Pd. The purpose of this study is to find out the Radda' people's
understanding of the causes of environmental damage that occurred in Radda' Village,
Baebunta District, North Luwu, and to find out how the Radda' community, Baebunta
District, North Luwu Regency, to prevent environmental damage by using the
spirituality ofsimplicity.
The author raises this problem because the author sees a lot of environmental
damage that has occurred, which is caused by greedy and greedy human behavior. They
see nature as an object that must be continuously exploited. Like the natural disaster that
occurred in Radda Village which was caused by environmental degradation, it also came
from the clearing offbrests to become community plantation/agricultural land.
In this study, the researcher used a qualitative approach with the type of
observation and interview research, so that with this niethod the researcher could find out
Information about the understanding of the Radda' community about the causes of
natural disasters and also to find out how the Radda' community prevented
environmental damage using the method of austerity spirituality. The conclusion of this
study shows that the local community understands that natural disasters that occur are
caused by human intervention so that this happens and to prevent environmental damage
the local community applies a sirnple spirituality or living method.