Abstract :
ABSTRAK
MARIANTI RUPANG, 2020196571, ?Analisis Teologi Feminis Terhadap Kekerasan Kepada Perempuan di Dusun To?katimbang Desa Mari-mari Kabupaten Luwu Utara.? Dengan asuhan dosen pembimbing I: Dr. Amos Susanto II: Piter Randan Bua,SKM,M.Si.
Kekerasan terhadap perempuan seringkali tidak dianggap penting dalam keluarga, lingkungan, maupun masyarakat. Pasalnya kasus seperti itu dianggap sepele dan sering terjadi. Perilaku kekerasan yang dilakukan terhadap perempuan dapat merugikan perempuan korban kekerasan dikarenakan menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kekerasan terhadap perempuan di Dusun To?katimbang Desa Mari-mari Kabupaten Luwu Utara dalam perspektif Teologi Feminis. Menurut teologi feminis perempuan akan berhasil menjadi manusia seutuhnya ketika sistem patriatki berakhir. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan didalam Penelitian adalah jenis Kualitatif dengan metode Fenomenalogi. Menurut hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Teologi Feminis melihat bahwa tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan hidup dan bekerja bersama sebagai mitra yang setara dan tentunya dengan tanggungjawab yang sama. Namun karena adanya dominasi kaum laki-laki dimana laki-laki menentukan pola masyarakat dan kaum perempuan dinomorduakan. Hal demikian yang menjadikan perempuan sebagai korban kekerasan.
Kata Kunci : Kekerasan, Patriatki, Perempuan, Teologi Feminis
ABSTRACT
MARIANTI RUPANG, 2020196571, "Violence Against Women in To'katanding Hamlet, Mari-mari Village, North Luwu Regency: An Analysis of Feminist Theology." Under the care of supervisor I: Dr. Amos Susanto II: Piter Randan Bua SKM.M.Si.
Violence against women is often not considered important in the family or society, because such cases are considered trivial and often occur. Violent behavior perpetrated against women can be detrimental to women victims of violence due to unwanted impacts. The purpose of this study was to analyze violence against women in To'Katimbang Hamlet, Mari-mari Village, North Luwu Regency from the perspective of Feminist Theology. According to feminist theology, women will succeed in becoming fully human when the patriarchal system ends. The type of research method that the author uses in this research is a qualitative type with the Phenomenological method. According to the results of the study, it can be concluded that even though Feminist Theology sees that there is no difference between men and women, they live by working together as equal partners and of course with the same responsibilities. However, due to the dominance of men where men determine the pattern of society and women are secondary. This makes women victims of violence.
Keywords: Violence, Patriarchy, Women, Feminist Theology