DETAIL DOCUMENT
Kenakalan Anak Suatu Tinjauan Teologis Psikologis tentang Faktor-Faktor yang Menyebabkan Anak Berperilaku Nakal Pada Umur 4-6 Tahun di Jemaat Imanuel Baturara’
Total View This Week0
Institusion
INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA
Author
Lembang, Alfrida
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2024-07-30 11:26:39 
Abstract :
Alfrida Lembang dengan judul skripsi Kenakalan Anak dan subjudul: Suatu Tinjauan Teologis-Psikologis tentang Faktor-faktor yang Menyebabkan Anak Umur 4-6 Tahun Berperilaku Nakal di Jemaat Imanuel Baturara? Ra?bung, Klasis Ulusalu. Skripsi ini di latarbelakangi oleh sikap dan tingkahlaku dari anak-anak yang berumur 4-6 tahun di Jemaat Imanuel Baturara? Ra?bung yang walaupun masih kecil tetapi perilaku mereka tidak baik atau nakal. Perilaku nakal yang di lakukan itu membuat hati orang tuanya bahkan juga orang lain menjadi sedih, perihatin, dan bahkan bingung mengapa anak mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak baik. Dari latarbelakang di atas, maka penulis melakukan penelitian di lapangan dengan penelitian pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan interview tidak terstruktur. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan anak umur 4-6 tahun berperilaku nakal di sebabkan karena yang pertama adalah faktor keluarga; karena orang tua sering memberikan contoh yang tidak baik terhadap anak-anaknya, lebih banyak menghabiskan waktu mencari nafkah daripada bersama anaknya, dan karena orang tua tidak tahu bagaimana cara memberikan pendidikan yang baik terhadap anak yang berusia 4-6 tahun sehingga anak-anak melakukan perbuatan-perbuatan atau tingkah laku yang tidak baik. Faktor yang kedua adalah faktor lingkungan atau faktor teman sebaya; karena anak bergaul dengan teman sebayanya yang sifat dan tingkahlakunya tidak baik. Faktor yang ketiga faktor dunia formal (Pra-sekolah atau TK); anak-anak ke sekolah pertama-tama bukan karena alasan ingin belajar, tetapi karena alasan ingin bertemu dengan temannya sambil bermain dan melalui permainan di luar kelas, anak kemudia bermain juga di dalam kelas meskipun proses belajar-mengajar sementara berlangsung, dan inilah awal dari perilaku nakal yang di lakukan anak di sekolah. Faktor yang keempat adalah faktor perkembangan spritualitas yang minim; anak-anak malas bahkan tidak mau pergi ke sekolah minggu. 

Institution Info

INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI TORAJA